
Tio Pakusadewo.
JawaPos.com - Aktor senior Tio Pakusadewo ikut terlibat dalam sinetron religi Para Pencari Tuhan Jilid 15 yang akan tayang di SCTV selama bulan suci Ramadan. Dia mengaku cukup terkejut lantaran karakter yang diperankannya secara cerita mirip dengan kisah hidupnya yang juga pernah masuk penjara.
“Ketika tawaran ini datang saya terperanjat, kok kisahnya nggak terlalu jauh sama kehidupan saya. Sampai saya tanya sama Pak Haji (Deddy Mizwar, Red), ini ngintip apa gimana penulisnya?” ucap Tio Pakusadewo dalam jumpa pers virtual Selasa (22/3).
Selama ini pemain film Buffalo Boys jarang sekali mau ambil bagian dalam sinetron atau acara televisi. Tapi kali ini Tio Pakusadewo mau ambil bagian dalam sinetron religi setelah ditawari oleh Deddy Mizwar.
“Saya senang terlibat dalam project ini dan membuat saya lebih mengenal Allah,” aku Tio Pakusadewo.
Para Pencari Tuhan Jilid 15 mengambil tagline ‘Ke Sorga Yuk’ sebagai kelanjutan dari tagline PPT Jilid 14, ‘Ingat Mati, Bro’. Cerita kali ini lebih menyoroti kehidupan orang tua yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan mendermakan harta untuk kebaikan. Yaitu dengan membuat pesantren khusus lansia.
Deddy Mizwar menyatakan sinetron yang memiliki unsur komedi, drama dan religi, berusaha memberikan tontonan sekaligus tuntunan yang positif kepada masyarakat. Dengan harapan dapat memberikan pengaruh positif supaya, jadi lebih siap ketika kematian datang menjemput.
“Ingat sama Allah sehingga pas sakaratul mautnya jadi husnul khatimah,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu.
Deddy Mizwar melanjutkan, mempertahankan sebuah sinetron hingga jilid 15 tantangannya sungguh tak mudah. Selain berusaha mempertahankan ciri khas, tantangan lainnya bagaimana membuat cerita agar tetap fresh bagi para penonton. Sehingga mereka mau meluangkan waktu untuk menonton dan menikmatinya.
“Setiap tahun kita coba membuat yang unik, yang berbeda. Terkadang ada yang tanya, kenapa pemain lama nggak diajak bermain? Pertama, orangnya sudah dikontrak pihak lain. Kedua, ceritanya sudah selesai. Kalau kita paksakan nanti akan muter-muter disitu saja,” jelasnya.
Demi menyuguhkan cerita yang fresh kepada para penonton, maka ia membuat keputusan melibatkan banyak pemain baru. Deddy Mizwar mengaku pemain lama hanya sekitar 30 persen. Sementara 70 persen lainnya adalah pemain baru.
“Kita cari peristiwa yang baru, fenoma yang baru, supaya ada sesuatu yang dapat dilihat. Orang mau nonton di depan TV kalau relate dengan dirinya. Kedua, ada sesuatu hal yang baru,” ungkapnya.
Para Pencari Tuhan di tahun ini disebutnya cukup spesial. Pasalnya secara proses penggarapan dikerjakan dengan teliti. "Kalau lihat gambarnya nanti, gambarnya kualitas film," ucap Deddy Mizwar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
