
Hovit, Grand Finalis MasterChef Indonesia Season 12. (YouTube Masterchef Indonesia)
JawaPos.com - Acara Masterchef Indonesia Season 12 akan segera mencapai tahap akhir. Minggu depan (17-18 Mei 2025), pemenang dari musim ini akan diumumkan. Dan kali ini JawaPos.com akan membahas tentang profil Hovit Grand Finalis MasterChef Indonesia Season 12.
Hovit yang memiliki nama lengkap I Putu Hovit Yusmanjia baru berusia 33 tahun, namun ia telah berhasil membangun empat restoran di Bali. Ayah dua anak ini merupakan satu dari tiga orang putra Bali yang lolos sebagai finalis di Masterchef, bersama Manik dan Fajar.
Hovit Ikut Masterchef karena Gabut
Mengutip dari kanal Youtube MasterChef Indonesia, saat audisi, Hovit mengaku ia mengikuti acara Masterchef karena gabut atau kurang kerjaan. Saat sedang scrolling Instagram, dia melihat pendaftaran Masterchef Indonesia season 12 sedang dibuka, maka ia pun ikut mendaftar.
"Saya sempat bekerja di vila di Bali, di bagian kitchen sebagai leader. Kemudian berhenti dan buka bisnis sendiri," tutur Hovit saat audisi di depan juri Masterchef Indonesia.
Hidangan Salmon Ceviche with Soy and Coconut Sauce yang disajikan oleh Hovit saat audisi kurang memuaskan bagi Chef Juna, untungnya dua juri lain yakni Chef Renatta dan Chef Rudy memberikan "yes" untuk Hovit sehingga dia bisa mendapatkan apron Masterchef.
Seiring berjalannya waktu, Hovit membuktikan diri bahwa keahlian memasaknya tidak bisa dianggap remeh. Meski beberapa kali sempat masuk pressure test dan terancam pulang, namun ia selalu berhasil selamat dan mengalahkan belasan kontestan lain hingga menjadi grand finalis.
Sebelum mengetahui siapakah pemenang Masterchef Season 12 minggu depan, mari simak profil Hovit yang akan bertarung melawan Fajar untuk merebut gelar Masterchef Indonesia.
Usaha Milik Hovit Masterchef Indonesia
Jika melihat akun media sosialnya di Instagram @hovit.mci12, tertulis di bio akunnya bahwa suami dari Kadek Lilik Novianti ini telah memiliki empat restoran di Bali. Tiga restorannya ada di daerah Gianyar, sedangkan satu lagi di daerah Ubud.
Restoran pertama ialah Ngaliir Resto yang berkonsep sebagai restoran keluarga dengan menyajikan menu makanan nusantara dan makanan barat. Sementara, restoran kedua adalah Sendok Garpu Warung yang berkonsep ala kafe dengan menyajikan menu makanan Eropa seperti pizza, burger, dan pasta. Kedua restoran itu berlokasi di Jln. Bypass Dharma Giri, Buruan, Gianyar, Bali.
Satu lagi SG Bakery yang ada di Gianyar, menyediakan roti yang dibuat sendiri. Diantaranya ada croissant, sourdough, roti tawar, dan masih banyak lagi. Yang terakhir adalah Muwa Resto yang berlokasi di Ubud dan menawarkan menu Indonesia serta Asia.
Profil Keluarga Hovit Masterchef Indonesia Season 12
Hovit, Grand Finalis MasterChef Indonesia Season 12. (YouTube Masterchef Indonesia)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
