Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 November 2025, 01.40 WIB

Menkeu Purbaya Siap Ikuti Arahan Presiden soal Skema Penyelesaian Utang Whoosh

Kemenkeu Purbaya masih berkomitmen untuk tidak menambah cukai dan pajak tambahan sebelum ekonomi Indonesia stabil dan tumbuh mencapai 6 persen. (Nurul/JawaPos) - Image

Kemenkeu Purbaya masih berkomitmen untuk tidak menambah cukai dan pajak tambahan sebelum ekonomi Indonesia stabil dan tumbuh mencapai 6 persen. (Nurul/JawaPos)

JawaPos.com-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait skema penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir masih menunggu hasil pembahasan di tingkat pemerintah.

“Kalau saya mending nggak bayar, tapi itu kan ada kebijakan dari atas, Presiden dan lain-lain, berdiskusi. Tapi ini belum diputuskan,” ujar Purbaya dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat.

Purbaya menjelaskan, pembahasan saat ini cenderung mengarah pada skema pembagian peran antara pemerintah dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Dalam konsep tersebut, Kemenkeu hanya akan menanggung porsi infrastruktur, seperti jalan dan rel, sementara komponen lain seperti rolling stock tidak menjadi bagian tanggung jawab kementeriannya.

“Rolling stock mereka yang menanggung. Tapi saya belum mendapat kesimpulan. Maka saya bilang kalau nanti mereka diskusi ke sana, saya ikut. Saya mau lihat, jangan sampai saya rugi-rugi amat. Tapi kita lihat yang terbaik buat keuangan negara,” katanya.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Danantara dan pemerintah akan berbagi peran secara terukur dalam menyelesaikan utang Whoosh. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut telah memberi manfaat besar bagi masyarakat dan perekonomian, sehingga penyelesaian utang menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan kereta cepat.

Dalam rencana itu, Danantara akan fokus pada aspek operasional Whoosh agar layanan semakin optimal, efisien, dan relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta–Bandung. Sementara pemerintah akan menangani penguatan infrastruktur pendukung operasional.

Danantara berharap minat masyarakat terhadap Whoosh terus meningkat, sehingga operasional dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore