
Ribuan kendaraan mengantre pada arus balik Lenbaran di pelabuhan Bakauheni menuju Merak. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemacetan panjang di lintasan penyeberangan Merak berulang kali terjadi. Seakan tidak ada solusi dari ASDP dalam menyikapi tingginya demand penyeberangan.
Dampak dari kemacetan ini sangat dikeluhkan oleh para sopir, pengurus truk, dan masyarakat di sekitar Pelabuhan Merak. Pasalnya mereka menjadi pihak yang paling banyak dirugikan.
Ketua Paguyuban Pengurus Truk (PETRUCK) Merak, Marhan, menegaskan sering terjadinya antrean panjang sangat merugikan banyak pihak. Aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan menjadi sangat terganggu, karena truk yang mengantre di jalan raya. Masyarakat tidak bisa lagi leluasa menggunakan akses jalan raya untuk kegiatan hariannya.
Selain itu, para sopir juga mengalami kerugian pembengkakan biaya operasional, penurunan pendapatan, terganggunya mental dan psikologis, serta klaim akibat keterlambatan pengiriman” tegas Marhan.
Marhan menuntut kapal-kapal yang banyak menganggur di Penyeberangn Merak untuk dioperasikan, karena masih banyak kapal yang tidak dioperasikan. “Seharusnya Gapasdap mengoperasikan kapal-kapal yang banyak menganggur itu supaya antrean tidak kerap terjadi lagi” tuntut Marhan.
Terpisah, Ketua DPC GAPASDAP Merak Togar Napitupulu menegaskan, kapal-kapal yang banyak menganggur di lintasan penyeberangan Merak tidak mungkin bisa dioperasikan semua, karena terbatasnya jumlah dermaga tempat bersandarnya kapal.
“Jumlah kapal yang sedang tidak beroperasi atau menganggur memang banyak, tapi karena keterbatasan jumlah dermaga, maka kapal‐kapal tersebut tidak memungkinkan lagi untuk dioperasikan” tegas Togar pada Kamis (2/4).
Menurut Togar, kapal-kapal mengganggur tersebut bisa dioperasikan secara maksimal, ASDP perlu menambahkan atau membangun beberapa dermaga baru. “Kami akan mendorong ASDP dan pemerintah untuk segera membangun dermaga.
Jika ada dermaga baru, kapal-kapal yang mengganggur bisa dioperasikan secara maksimal sehingga antrean kendaraan dan kerugian-kerugian yang timbul tidak terulang kembali," tandasnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
