
Photo
JawaPos.com – Pengelola taman satwa Inggris terpaksa mengisolasi koleksi burung beo terbaru dari jangkauan pengunjung. Bukan karena mereka terjangkit virus mematikan. Melainkan karena mulut mereka yang terlalu kotor.
Manajemen Lincolnshire Wildlife Park baru saja menerima sumbangan lima burung beo abu-abu Afrika. Burung bernama Eric, Jade, Elsie, Tyson, dan Billy itu datang dari pemilik berbeda, tetapi dikarantina pada waktu yang sama. Namun, karyawan tidak tahu bahwa burung-burung tersebut punya kebiasaan yang sama. Mengumpat.
”Situasinya langsung menjadi berantakan. Setiap saya lewat, mereka memanggil saya dengan sebutan pelacur gendut,” ujar Chief Executive Lincolnshire Wildlife Park Steve Nichols kepada CNN.
Kamus kata-kata kotor mereka pun meningkat. Masing-masing bertukar diksi dengan teman ”satu angkatan” mereka. Alhasil, hampir semua kata yang keluar dari mulut mereka merupakan umpatan.
Sebenarnya tidak ada komplain yang datang dari pengunjung. Mereka justru takjub mendapatkan ejekan dari burung-burung imut tersebut. Mereka pun dengan senang hati mengumpat balik kepada para unggas kecil itu. Namun, karyawan khawatir kata-kata tersebut terdengar pengunjung anak-anak.
”Kami memutuskan untuk memisahkan mereka dan mendidik dari awal. Semoga saja mereka bisa kembali ke depan umum dan tak lagi bermulut kotor,” tutur Nichols.
Sebenarnya burung beo bermulut kotor bukanlah hal baru. Pihak taman satwa biasa menerima sumbangan burung pengumpat tiga sampai empat kali seminggu. Namun, baru kali ini mereka punya satu kelompok burung dengan ”bakat” yang sama. Situasi wabah Covid-19 membuat pemilik burung beo menyerahkan peliharaan mereka.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ecYpw4FeIuc

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
