
Sebuah rangkaian kereta cepat Shinkasen tergelincir dari atas rel usai terjadinya gempa bumi di Shiroishi, Prefektur Miyagi, Jepang, Kamis (17/3/2022). ANTARA FOTO/Kyodo
JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan hingga saat ini belum terdapat laporan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada Sabtu (20/3) sore waktu setempat kemarin.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Minggu (21/3), dikatakan bahwa Kedutaan Besar RI di Tokyo telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan WNI di wilayah Prefektur Miyagi, di mana gempa terjadi di lepas laut daerah tersebut, guna memonitor kondisi WNI.
“Sampai saat ini belum ada laporan adanya WNI terdampak gempa,” demikian ujar pihak Kemlu, dikutip dari Antara.
KBRI Tokyo pun terus memonitor kondisi pascagempa melalui media setempat, serta laporan dari otoritas yang berwenang maupun informasi dari masyarakat.
Hotline KBRI Tokyo dapat diakses melalui nomor +81 90-3506-8612 atau +81 80-4940-7419.
Sebelumnya, pada Sabtu (20/3) terjadi gempa di lepas laut Prefektur Miyagi sekitar pukul 18.00 waktu setempat, dengan kedalaman 60 km. Menurut laporan Reuters, mengutip lembaga penyiaran NHK, gempa berkekuatan 7,2 magnitudo itu menyebabkan tsunami setinggi 1 meter.
Sekitar satu jam usai gempa tersebut, semua peringatan tsunami telah dicabut.
Meski tak ada laporan korban jiwa atau luka-luka, gempa tersebut cukup kuat untuk menggoyang gedung-gedung di Tokyo yang terletak sekitar 400 kilometer dari lokasi gempa.
Seorang pejabat badan meteorologi mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah gempa susulan dari gempa mematikan 2011. Bencana 2011, salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, masih menimbulkan gempa susulan satu dekade kemudian, kata para ahli.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
