
Photo
JawaPos.com - Singapura melaporkan 98 penularan baru Covid-19 secara lokal. Selain itu muncul pula klaster baru di Rumah Sakit Umum Changi (CGH), tiga hari setelah klaster sebelumnya rampung.
"Sebanyak 46 infeksi baru terkait dengan kasus sebelumnya dan telah ditempatkan di karantina," kata Kementerian Kesehatan Singapura (MOH).
Lalu 21 infeksi terkait lainnya terdeteksi melalui pengujian pengawasan. Di antara kasus baru, 7 kasus adalah orang di atas usia 70 tahun yang tidak divaksinasi atau divaksinasi sebagian, dan berisiko terkena penyakit serius.
Baca juga: Singapura Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Berat, Kini Mulai Tambah ICU
Ini adalah untuk pertama kalinya sekitar dua minggu jumlah harian kasus yang ditularkan secara lokal turun di bawah angka 100. Sebelumnya pada 18 Juli, ada 88 kasus penularan lokal.
Secara total, Singapura melaporkan 102 kasus baru Covid-19 pada Selasa (3/8). Lalu ada 8 klaster baru dilaporkan, termasuk satu di Rumah Sakit Umum Changi (CGH).
Baca juga: Masalah Baru di Singapura, Kasus Covid-19 Menyebar di 4 Gereja
"Dengan pengujian proaktif dan rutin di rumah sakit, kami telah mendeteksi tiga kasus Covid-19 di bangsal RS," kata CGH dalam posting Facebook.
"Kasus-kasus ini tidak terkait dengan klaster CGH sebelumnya yang telah resmi ditutup oleh Kementerian Kesehatan pada 31 Juli," imbuh pernyataan itu.
Baca juga: Masalah Baru di Singapura, Covid-19 Menyebar di Kalangan Sopir Bus
Sebelumnya klaster RS Changi memiliki 20 kasus, namun sudah rampung setelah tidak ada kasus yang terkait selama 28 hari. Pelacakan kontak dan tes swab pengawasan tambahan untuk pasien dan staf rutin dilakukan.
"Sebagai tindakan pencegahan, pasien yang terkena dampak, tidak akan dapat menerima pengunjung. Operasional rumah sakit seperti biasa dan pasien dapat melanjutkan janji rawat beroperasi dengan aman," kata CGH.
"Kami terus beradaptasi dalam normal baru dan tetap waspada dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan pasien kami, kolega kami, dan komunitas kami," kata pihak RS.
Hingga Selasa (3/8), ada 100 klaster aktif di Singapura. Lalu 22 kasus lainnya ditambahkan ke klaster Pelabuhan Perikanan Jurong/Pasar Hong Lim dan Pusat Makanan, sehingga totalnya menjadi 1.097 kasus.
Sebanyak 592 kasus dirawat di rumah sakit. Sebagian besar kondisinya baik dan dalam pengawasan. Ada 37 kasus penyakit berat yang membutuhkan suplementasi oksigen dan tujuh dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif (ICU). Sebanyak 6 dari 44 kasus telah divaksinasi lengkap.
Ada yang membutuhkan suplementasi oksigen, sementara dua membutuhkan perawatan ICU karena memiliki penyakit penyerta. Dan, 31 orang di atas 60 tahun, 27 di antaranya tidak divaksinasi sepenuhnya atau sebagian divaksinasi, dalam kondisi berat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022