
Ilustrasi bendera Rusia dan bendera negara AS (iuvmpress.news)
JawaPos.com – Hubungan Korut-Amerika Serikat-Rusia kemungkinan bakal kian buruk. Sebab, AS berupaya menjatuhkan sanksi kepada 8 warga Korut dan Rusia serta beberapa lembaga. Rusia ikut masuk dalam daftar karena dianggap mendukung program misil balistik Korut. Rencana itu diungkapkan sehari setelah negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un tersebut menguji coba rudal hipersonik.
’’Tindakan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan AS untuk melawan senjata pemusnah massal Korut dan program rudal balistik,’’ ujar Wakil Menteri Keuangan Bidang Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian E. Nelson Rabu (12/1) seperti dikutip CNN.
Negeri Paman Sam menuding Korut telah menggunakan perwakilan mereka di luar negeri untuk mendapatkan barang secara ilegal guna mendukung program senjata mereka. Uji coba yang dilakukan oleh Korut baru-baru ini adalah bukti bahwa Pyongyang terus mengembangkan program terlarangnya, di tengah seruan denuklirisasi dan diplomasi.
Departemen Keuangan mengatakan, lima warga Korut disanksi bertanggung jawab atas pengadaan barang-barang untuk senjata pemusnah massal dan program terkait rudal balistik. Salah satunya adalah Choe Myong-hyon yang berada di Rusia. Dia telah memberikan dukungan kepada Akademi Ilmu Pengetahuan Tingkat Dua Korea Utara (SANS). SANS sendiri termasuk dalam daftar lembaga yang disanksi.
Hanya berselang beberapa jam, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield membuat pernyataan tambahan. AS mengusulkan agar Korut mendapatkan sanksi PBB karena melakukan enam uji coba misil balistik sejak September tahun lalu. ’’Semua uji coba tersebut merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB,’’ cuitnya.
Tidak diungkap dengan pasti usulan apa yang bakal dibawa AS ke PBB. Namun, sumber di internal diplomat AS mengungkapkan bahwa mereka akan meminta agar pihak dan lembaga yang masuk daftar sanksi itu dimasukkan juga dalam deretan sanksi PBB.
Usulan tersebut harus melalui komite sanksi Korut di DK PBB secara resmi. Ada 15 negara yang menjadi anggota komite tersebut. Keputusan harus diambil dengan suara bulat alias tidak ada yang boleh menolak. DK PBB terakhir bersuara bulat menjatuhkan sanksi ke Korut pada 2017.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
