
Gambar Tikus di Ting Sampah Jalanan Queensland / Sumber (News.com.au)
JawaPos.com - Wabah tikus yang terjadi di Queensland, Australia dan menyebabkan banyak masalah bagi warga setempat.
Pasalnya, jutaan tikus yang ditemukan di kota tersebut, beberapa di antaranya ditemukan dalam keadaan sudah mati dan telah muncul di pantai-pantai kawasan pesisir di Australia utara.
Hal ini menyebabkan warga setempat merasa ngeri karena jutaan tikus tersebut meninggalkan bau busuk saat mereka mati dan membusuk di pantai.
Lonjakan populasi tikus di beberapa pantai sekitar Queensland disebabkan oleh mulainya musim hujan.
Terdapat dua faktor yang dapat menyebabkan jumlah tikus-tikus tersebut meningkat dan membuat penduduk di daerah tersebut waspada.
Faktor pertama yaitu mulainya musim hujan menjadi faktor yang kondusif bagi perkembangbiakan hewan pengerat tersebut.
Faktor kedua yaitu hasil panen yang lebih banyak akibat hujan akan menarik perhatian tikus saat mereka berhamburan ke wilayah pesisir untuk mencari makanan.
Dikutip dari News.com.au, para ahli mengatakan bahwa beberapa tikus tersebut tidak dapat bertahan hidup dan mati di jalanan, sehingga memicu wabah tikus di wilayah tersebut.
Saat ini, banyaknya tikus yang bertebaran di pantai membuat warga melakukan upaya pembersihan untuk menghilangkan bau yang menyebar di wilayah tersebut.
Kota-kota yang terkena dampak ancaman tikus termasuk kota-kota teluk Karumba dan Normanton di negara bagian Queensland.
Wabah ini juga berdampak pada hewan ternak di wilayah tersebut.
Para tikus tersebut membobol kandang yang diperuntukkan bagi hewan peliharaan.
Selain itu, mereka juga merusak perahu dan memutus kabel mobil sehingga menyulitkan kehidupan warga setempat.
Salah satu warga di Queensland berbicara mengenai tikus yang membuat bebek-bebek peliharaannya menjadi gila setelah tikus memasuki kandangnya dan mengambil telurnya.
Associate Professor Crowther mengatakan bahwa meskipun warga setempat dapat berjuang untuk mengusir tikus dari rumah mereka, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi jumlah tikus selain membiarkan alam berjalan sebagaimana mestinya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
