
Seorang anak terlihat menangis diantara kerumunan saat menunggu mendapatkan makanan panas yang didistribusikan oleh badan dan organisasi amal di Kota Gaza, Gaza pada 26 Februari 2024. (ANTARA/ANADOLU)
JawaPos.com - Utusan Palestina di PBB Riyad Mansour pada Senin (4/3) menekankan tentang kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza dan mengatakan, "Israel membuat rakyat kami kelaparan,", dikutip dari ANTARA.
“Israel telah menyebabkan kematian terhadap 2,3 juta warga Palestina dalam berbagai bentuk; pengeboman tanpa pandang bulu, eksekusi, penyakit, dehidrasi, dan kelaparan," kata Mansour saat debat mengenai veto AS terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengenai krisis Gaza pada 20 Februari.
"Kelaparan bukanlah konsekuensi yang disayangkan dari perang. Ini adalah salah satu metode perang yang digunakan oleh Israel. Israel membuat rakyat kami kelaparan,” tambahnya.
Mansour menekankan bahwa "Israel telah melakukan kekejaman terhadap rakyat Palestina, tak terkendali dan tanpa ampun." Dia menyebut DK PBB "telah berulang kali dicegah untuk menyerukan gencatan senjata untuk mengakhiri kekejaman (di Gaza)."
Untuk itu, Mansour mendesak negara-negara anggota PBB untuk menyerukan gencatan senjata, dan mengatakan bahwa "para pemimpin Israel berbicara secara terbuka mengenai kejahatan yang mereka lakukan dan akan mereka lakukan....Perdana Menteri Israel menyombongkan diri tidak mematuhi keputusan mahkamah internasional atau resolusi PBB dan telah menggagalkan upaya perdamaian."
"Kekejaman ini hanya dapat dihentikan dengan mengakhiri kekebalan Israel. Ini waktunya kekebalan Israel diakhiri dan kita harus memasuki era baru pertanggungjawaban dan sanksi," ujar dia.
Sambil memuji mereka yang “menolak perdagangan dengan permukiman,” Mansour lebih lanjut mendesak “seluruh perusahaan permukiman dan pemukim” agar diberi sanksi.
"Jangan biarkan satupun dari mereka mendapatkan visa untuk mengunjungi negara-negara kalian. Bersikaplah dengan cara berbeda,” katanya, seraya menambahkan bahwa “kengerian hari ini dimungkinkan oleh kegagalan kemarin.”
Israel melakukan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sebagai balasan atas serangan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada 7 Oktober 2023, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang.
Setidaknya 30.534 warga Palestina terbunuh dan 71.920 lainnya terluka di tengah kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022