
Gambar Ilustrasi. Dua Remaja Ditahan Akibat Mengedarkan Konten Tak Senonoh yang Dibuat Dengan Teknologi Artificial Intelligence. /Sumber : Jacqui Vanliew / Getty Images
JawaPos.com – Dua orang remaja dikeluarkan dari sekolahnya di Miami, Florida, Amerika Serikat pada Desember 2023 lalu.
Kedua remaja yang bersekolah di Pinecrest Cove Preparatory Academy Florida itu diketahui membuat konten gambar berbasis Artificial Intelligence (AI) senonoh dari teman satu sekolahnya.
Dilansir dari Wired, kedua remaja itu kini harus mendapatkan hukuman atas perbuatan menyebarkan gambar berbasis AI tersebut.
Berdasarkan catatan kepolisian yang didapatkan, remaja yang diketahui berusia 13 dan 14 tahun tersebut dijatuhi hukuman kejahatan tingkat tiga.
Vonis tersebut dijatuhkan berdasarkan Undang-Undang di negara bagian Florida sebab mereka mengedarkan konten vulgar tanpa izin orang yang bersangkutan.
Hal tersebut membuat kasus ini menjadi tindakan nyata pertama di Amerika Serikat terkait penyebaran konten senonoh berbasis AI.
Belum Ada Hukum Tetap
Mengutip The Verge, Sabtu (9/3), kasus yang melibatkan para remaja tersebut telah terjadi beberapa kali, namun sejauh ini belum ada tindakan hukum dari aparat berwenang.
Hal itu disebabkan karena belum ada undang-undang di setiap negara bagian yang mengatur tentang penyebaran konten misinformasi dan tak senonoh yang dibuat menggunakan AI.
Pada Oktober 2023 lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta para lembaga eksekutif untuk melakukan banned pada penggunaan AI yang mengizinkan pembuatan konten seksual anak dibawah umur.
selain itu anggota senat juga tengah membahas rancangan undang-undang yang diberi nama Defiant Act.
Undang-undang tersebut mengatur hak sipil bagi korban dari produk gambar hasil pengolahan digital, perangkat lunak serta teknologi AI yang dibuat seolah-olah menyerupai aslinya.
“Korban dari kejahatan penyebaran gambar deepfake telah menunggu lama untuk proses kasus mereka namun konten tersebut semakin mudah beredar,” Ujar Ocasio Cortez, anggota Kongres dari New York.
Beberapa negara bagian di Amerika Serikat saat ini telah menerapkan hukum terhadap revenge porn atau tindakan balas dendam dengan menyebarkan konten negatif yang mengarah para pornografi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022