Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 18.28 WIB

Memanas! Australia Usir Duta Besar Iran, Hubungan Diplomatik 57 Tahun Berakhir Akibat Dugaan Terorisme

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. (Mick Tsikas/AAP via Reuters)

JawaPos.com - Australia resmi mengusir Duta Besar Iran, Ahmad Sadeghi, pada Selasa (26/8), sekaligus menutup operasi kedutaan di Teheran. Keputusan ini menandai berakhirnya hubungan diplomatik selama 57 tahun yang dimulai dengan kerja sama ekonomi era Perang Dingin, namun runtuh di tengah tuduhan keterlibatan Iran dalam aksi terorisme bersponsor negara di Australia.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan keputusan tersebut hanya 30 menit setelah Sadeghi diberitahu. “Australia tidak akan menoleransi aksi teror yang didukung negara di tanah kami,” tegas Albanese dikutip via Iran Wire.

Langkah tegas itu diambil setelah investigasi mengungkap bahwa Iran merekrut kriminal lokal, mendanai serangan antisemit, dan berusaha menutupi jejaknya. Canberra juga berencana menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris, serta meminta warga Australia segera meninggalkan Iran.

Ketegangan ini kian tajam setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendesak Albanese untuk menindak “aksi antisemit” di Australia.

Iran merespons keras. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyebut Albanese sebagai 'politikus lemah' yang tunduk pada tekanan Israel.

Sebagai pengingat, hubungan Australia–Iran awalnya terjalin hangat sejak 1968 dengan pembukaan kedutaan di Teheran. Australia sempat menjual uranium ke pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi dan tetap menjaga kontak diplomatik setelah Revolusi Islam 1979. 

Meski sempat ada periode keakraban, terutama saat Presiden Mohammad Khatami terpilih pada 1997, hubungan kembali memburuk di era Mahmoud Ahmadinejad karena retorika anti-Israel dan krisis nuklir Iran.

Australia juga beberapa kali bersitegang dengan Teheran akibat kasus penahanan warganya, termasuk akademisi Kylie Moore-Gilbert yang ditahan hampir dua tahun di Penjara Evin sebelum dibebaskan lewat pertukaran tahanan.

Kini, pengusiran duta besar menandai puncak krisis diplomatik terbesar kedua negara. Langkah ini menempatkan Australia sejalan dengan sejumlah negara Eropa yang juga memutus hubungan dengan Iran akibat tuduhan terorisme dan serangan siber.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore