
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Dok. X @nicksortor)
JawaPos.com - Isu terkait keadaan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali mencuat. Hal ini lantaran tidak munculnya Trump di mata publik dalam beberapa hari terakhir, bahkan membatalkan acara konferensi pers di Gedung Putih.
Spekulasi hilangnya Trump di muka publik ramai di berbagai media sosial, hingga beberapa tren seperti “Trump is dead” dan “where is Trump” viral di platform X.
Hal itu langsung dibantah dengan munculnya Trump yang terlihat sedang meninggalkan Gedung Putih untuk bermain golf di lapangan golf miliknya, Trump National Golf Course, di Virginia pada Senin (1/9).
Presiden yang saat ini berumur 79 tahun tersebut terlihat memakai topi baseball berwarna putih, kaos golf berwarna putih dan celana berwarna hitam.
Mengutip artikel dari People, Trump bermain selama sekitar lima setengah jam sebelum kembali pulang, berdasarkan informasi yang beredar.
Kunjungan untuk bermain golf tersebut diadakan sehari setelah anak kedua Trump, Eric, membantah keras rumor kematian ayahnya di media sosial.
Melalui media sosial Truth Social, Eric me-repost salah satu postingan dari sang Presiden yang mengatakan “Saya tidak pernah merasa sebaik ini di hidup saya,” dengan respons tambahannya bertuliskan, “Para radikal kiri sangatlah menjijikan dan sinting.”
Isu kesehatan Trump sendiri juga memuncak akibat salah satu sesi wawancara yang dilakukan oleh Wakil Presiden AS, J.D. Vance, dengan media USA Today pada minggu sebelumnya.
Pada sesi wawancara eksklusif tersebut, Vance membahas terkait kesiapannya jika sesuatu terjadi kepada Sang Presiden, yang menyebabkan topik tersebut viral.
“Iya, tragedi buruk pernah terjadi. Tapi saya yakin Presiden AS berada dalam keadaan yang baik, dan akan menyelesaikan jabatannya sekaligus melakukan hal-hal luar biasa untuk warga Amerika,” respon Vance terkait isu kesehatan Trump.
Ketika ditanya terkait adanya kemungkinan terburuk yaitu meninggalnya Trump saat masih menjabat, Vance memberikan sinyal kesiapannya untuk menjadi suksesor sebagai Presiden AS.
“Amit-amit jika terdapat tragedi, saya tidak bisa memikirkan pelatihan selama bekerja yang lebih baik dibandingkan apa yang saya dapatkan selama 200 hari terakhir ini,” ujarnya.
Isu kekhawatiran terkait kesehatan Trump juga sempat muncul sebelumnya, ketika sebuah lebam di bagian tangannya terlihat pada foto-foto yang beredar pada minggu sebelumnya.
Hal ini langsung dibantah oleh Sekretaris Pres untuk Gedung Putih, Karolina Leavitt, yang mengatakan alasan adanya luka lebam di tangan Trump dikarenakan beliau seringkali menjabat tangan setiap harinya.
Sean Barbarella, dokter untuk Gedung Putih, juga melaporkan pada bulan Juli terkait alasan lebam yang ada di salah satu anggota badan Trump yang konsisten dengan iritasi akibat terlalu sering menjabat tangan dan penggunaan aspirin.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
