
Elon Musk, CEO Tesla (Benzinga)
JawaPos.com - Di tengah tekanan penjualan dan dinamika pasar kendaraan listrik global, Chief Executive Officer (CEO) Tesla Inc., Elon Musk, menyampaikan proyeksi jangka panjang yang jauh melampaui bisnis otomotif konvensional. Dia memprediksi Tesla akan memiliki fasilitas produksi di permukaan Bulan dalam dua dekade mendatang, seraya meminta investor tetap memegang saham perusahaan.
Pernyataan itu disampaikan Musk dalam wawancara dengan André Thierig, manajer pabrik Tesla di Berlin. Dalam percakapan itu, Musk mengatakan, "Dalam 20 tahun, saya akan mengatakan Tesla sudah memiliki pabrik di Bulan." Dia juga menegaskan bahwa dirinya melihat masa depan perusahaan sebagai sesuatu yang "makmur" dan "sangat cerah", mencerminkan keyakinannya terhadap arah pengembangan teknologi Tesla.
Mengutip dari Benzinga, Rabu (4/3/2026), Musk turut menyampaikan pesan langsung kepada investor pasar modal. "Saya akan mengatakan bertahanlah dengan saham Tesla Anda, karena itu akan bernilai sangat banyak," ujarnya. Pernyataan ini menjadi sinyal optimisme jangka panjang di tengah fluktuasi harga saham dan tekanan kinerja di sejumlah pasar utama.
Gagasan pabrik di Bulan bukan hal baru dalam narasi Musk. Sebelumnya, sang miliarder nomor satu di dunia itu mengusulkan pembangunan pabrik satelit di Bulan untuk mengirim satelit pusat data kecerdasan buatan ke orbit tanpa roket konvensional. Sebagai alternatif, dia mengemukakan konsep mass driver, yakni sistem peluncuran berbasis percepatan elektromagnetik yang secara teoretis memungkinkan muatan dilontarkan ke luar angkasa tanpa roket konvensional.
Sejalan dengan visi tersebut, Musk mengaitkannya dengan pengembangan robot humanoid Tesla, Optimus. Dia memprediksi robot ini berpotensi menjadi "prob von Neumann" pertama, yakni mesin teoretis yang mampu mereplikasi diri dengan memanfaatkan bahan mentah dari suatu planet. Salinan yang dihasilkan kemudian dapat dikirim lebih jauh ke ruang angkasa untuk memperoleh sumber daya tambahan dan memperluas infrastruktur bagi kehadiran manusia.
Komitmen terhadap arah tersebut juga tercermin dalam langkah korporasi. Tesla menghentikan produksi Model S dan Model X di fasilitas Fremont, California, dan mengalihkannya untuk mendukung produksi Optimus, dengan target mencapai satu juta unit per tahun. Langkah ini menunjukkan pergeseran fokus strategis perusahaan ke sektor kecerdasan buatan dan otomasi.
Namun, di sisi lain, kinerja penjualan Tesla menghadapi tekanan. Data menunjukkan penjualan di Eropa pada Januari tahun ini turun 17 persen secara tahunan, dengan pangsa pasar menyusut menjadi 0,8 persen dari 1,0 persen pada periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menandakan tantangan kompetitif yang tidak ringan di pasar kendaraan listrik global.
Meski demikian, pemeringkatan Benzinga Edge mencatat Tesla masih memiliki skor kuat pada metrik momentum serta tren harga jangka panjang yang dinilai positif. Data tersebut menunjukkan bahwa, di tengah tekanan penjualan di sejumlah pasar, pergerakan saham Tesla masih memperlihatkan daya tarik tertentu bagi investor.
Pernyataan mengenai pabrik di Bulan dan ajakan untuk tidak melepas TSLA pada akhirnya menempatkan Tesla dalam dua realitas sekaligus: tekanan bisnis jangka pendek dan visi ekspansi antariksa jangka panjang. Investor kini dihadapkan pada pertimbangan antara data kinerja saat ini dan proyeksi futuristik yang disampaikan langsung oleh pimpinan perusahaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
