
Ilustrasi seorang pengguna saat melakukan pencarian informasi kesehatan melalui mesin pencari Google di perangkat digital (The Guardian)
JawaPos.com - Google menghentikan fitur kecerdasan buatan (AI) pada mesin pencarinya yang sebelumnya menampilkan rangkuman saran kesehatan dari pengguna internet. Fitur bernama 'What People Suggest' itu dirancang untuk mengolah pengalaman pribadi para pengguna mengenai kondisi medis tertentu dan menyajikannya sebagai ringkasan informasi yang mudah dipahami bagi pencari informasi kesehatan.
Fitur tersebut pada awalnya dipromosikan sebagai bagian dari upaya Google memperluas pemanfaatan AI dalam layanan pencarian kesehatan. Melalui teknologi AI, perusahaan berupaya merangkum berbagai diskusi daring dari orang-orang yang memiliki pengalaman medis serupa, sehingga pengguna dapat melihat perspektif komunitas mengenai cara menghadapi kondisi kesehatan tertentu.
Namun, dilansir dari The Guardian, Selasa (17/3/2026), Google kini telah menghapus fitur tersebut setelah sebelumnya sempat diluncurkan secara terbatas pada perangkat seluler di Amerika Serikat. Tiga sumber yang mengetahui keputusan tersebut menyebutkan bahwa fitur itu telah dihentikan dari sistem pencarian Google.
Baca Juga:Nvidia Bidik Peluang Pendapatan Cip AI Rp 16.970 Triliun Seiring Ledakan Komputasi Inference Global
Seorang juru bicara Google mengonfirmasi keputusan tersebut dan menegaskan bahwa penghentian fitur itu bukan berkaitan dengan persoalan keamanan atau kualitas. Dia menyatakan, "'What People Suggest' telah dihentikan sebagai bagian dari penyederhanaan yang lebih luas pada halaman hasil pencarian, dan tidak ada hubungannya dengan kualitas atau keamanan fitur tersebut."
Meski demikian, langkah ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penggunaan AI dalam penyajian informasi kesehatan. Investigasi The Guardian pada Januari lalu menemukan bahwa ringkasan AI dalam fitur AI Overviews milik Google berpotensi menampilkan informasi medis yang salah atau menyesatkan bagi pengguna.
Ringkasan AI tersebut muncul di bagian teratas hasil pencarian dan ditampilkan kepada sekitar 2 miliar pengguna setiap bulan di situs web Google, salah satu platform paling banyak diakses di dunia. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pakar kesehatan mengenai potensi risiko jika pengguna mengandalkan informasi medis yang tidak sepenuhnya diverifikasi oleh tenaga profesional.
Pada tahap awal, Google mencoba meredam kekhawatiran tersebut dengan menegaskan bahwa ringkasan AI tetap mengarahkan pengguna kepada sumber tepercaya serta menyarankan pencari informasi untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan.
Perusahaan juga menegaskan, "Kami berinvestasi secara signifikan dalam kualitas AI Overviews, terutama untuk topik seperti kesehatan, dan sebagian besar memberikan informasi yang akurat."
Namun hanya beberapa hari setelah laporan investigatif tersebut dipublikasikan, Google mulai menghapus ringkasan AI untuk sebagian pertanyaan medis tertentu. Langkah ini dipandang sebagai respons awal terhadap kritik dari kalangan dokter dan organisasi kesehatan mengenai potensi dampak informasi medis yang tidak akurat.
Kritik juga datang dari organisasi kesehatan di Inggris. Direktur komunikasi British Liver Trust, Vanessa Hebditch, menyambut langkah tersebut, tetapi menilai persoalan yang dihadapi lebih luas dari sekadar satu fitur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022