
Presiden AS Donald Trump. (The Washington Post)
JawaPos.com - Pemerintahan Trump dikabarkan sedang melakukan persiapan terperinci untuk mengerahkan pasukan darat AS ke Iran. Hal itu terjadi sehari setelah Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers bahwa dirinya tidak akan menempatkan pasukan di mana pun.
"Jika saya akan melakukannya, saya tentu tidak akan memberi tahu Anda," katanya, dilansir dari Antara, Sabtu (21/3).
CBS News melaporkan bahwa para komandan militer senior telah mengajukan permintaan khusus yang bertujuan untuk mempersiapkan pengerahan pasukan darat Amerika di Iran saat presiden berkoordinasi dengan Israel tentang pe
nggunaan bersama sumber daya militer AS dan Israel.
Namun, Gedung Putih menyatakan bahwa belum ada keputusan terkait kemungkinan langkah militer oleh Presiden AS.
"Melakukan persiapan guna memberikan pilihan maksimal kepada Panglima Tertinggi adalah tugas Pentagon, itu tidak berarti Presiden telah membuat keputusan, dan seperti yang dikatakan Presiden, dia tidak berencana mengirim pasukan darat ke mana pun saat ini," kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.
Selain potensi penggunaan pasukan darat AS, laporan tersebut mengatakan bahwa para pejabat militer telah mengadakan pertemuan untuk mempersiapkan bagaimana menangani tawanan perang jika tentara dan personel paramiliter Iran ditahan, dan di mana para tahanan tersebut akan ditahan.
Sementara Trump mempertimbangkan pengerahan pasukan darat AS, Iran terus menyerang infrastruktur minyak di wilayah Teluk, termasuk serangan drone pada Jumat yang mengenai kilang minyak di Kuwait, menurut laporan media. Iran juga telah menembakkan rudal ke target di Israel, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Sekitar 4.000 anggota militer AS ditempatkan di Iran, termasuk 2.500 Marinir, menurut Newsmax. Pasukan ditempatkan di atas tiga kapal amfibi, yang menampung jet tempur F-35, rudal, dan kendaraan amfibi yang mampu diluncurkan dari kapal untuk serangan darat.
Angka terbaru yang dirilis oleh militer AS mengungkapkan bahwa 13 anggota militer telah tewas dalam perang sejauh ini dan 200 tentara telah terluka, tanpa pasukan di darat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022