
Ilustrasi Filipina tetapkan darurat energi nasional selama setahun imbas perang di Timur Tengah. (National Today).
JawaPos.com - Pemerintah Filipina resmi menetapkan status darurat energi nasional selama satu tahun penuh di tengah meningkatnya ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada Selasa melalui penandatanganan Executive Order (EO) No. 110.
Dalam pernyataannya, Marcos Jr. menegaskan bahwa situasi global saat ini telah menimbulkan ancaman serius terhadap ketersediaan energi domestik. Ia menyebut gejolak di Timur Tengah sebagai faktor utama yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi nasional.
“(Situasi ini) menimbulkan ancaman yang segera terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi negara,” kata Marcos Jr.
Melansir ABS-CBN, .enariknya, keputusan ini diambil hanya sehari setelah pemerintah Filipina menyatakan tidak ada krisis minyak di dalam negeri dan menyebut lonjakan harga bahan bakar hanya sebagai 'gangguan harga'.
Baca Juga:ABP Dukung Jamintel Kejagung Awasi MBG, Tegaskan Program Prioritas Andalan Presiden Prabowo
Namun dalam dokumen resmi, pemerintah mengakui kondisi telah berubah. Menteri Energi Filipina menyimpulkan bahwa situasi saat ini berpotensi menyebabkan pasokan energi berada pada titik kritis jika tidak segera ditangani.
“Keadaan tersebut menimbulkan bahaya langsung terhadap kemungkinan pasokan energi yang sangat rendah dan memerlukan langkah-langkah mendesak,” demikian bunyi perintah eksekutif tersebut.
Berlaku 1 Tahun, Pemerintah Siapkan Langkah Darurat
Status darurat energi ini akan berlaku selama satu tahun dan memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah untuk mengambil langkah cepat dan terkoordinasi.
Meski tidak secara eksplisit menyebutkan penerapan batas harga bahan bakar, aturan ini memungkinkan presiden untuk mempercepat pengadaan energi serta mengendalikan harga jika diperlukan.
Kementerian Energi Filipina diberi mandat untuk mengambil berbagai langkah strategis, termasuk:

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
