
Peluncuran satelit Rassvet menandai langkah Rusia menantang dominasi Starlink milik Elon Musk di internet orbit rendah global. (The Moscow Times)
JawaPos.com — Rusia memulai langkah strategis dalam perebutan infrastruktur internet global dengan meluncurkan tahap awal konstelasi satelit orbit rendah Rassvet, sebuah proyek yang secara langsung diposisikan untuk menyaingi dominasi Starlink milik Elon Musk. Manuver ini menandai pergeseran penting, dari sekadar kompetisi teknologi menjadi kontestasi geopolitik di ruang angkasa.
Dalam kerangka strategi tersebut, proyek Rassvet dikembangkan oleh perusahaan kedirgantaraan swasta Bureau 1440 dengan dukungan negara, mencerminkan pendekatan hibrida antara kekuatan industri dan kepentingan strategis nasional. Dengan demikian, Rusia tidak hanya membangun jaringan internet, tetapi juga berupaya mengurangi ketergantungan pada infrastruktur digital yang selama ini didominasi aktor asing.
Dilansir dari The Moscow Times, Rabu (25/3/2026), perusahaan tersebut menyatakan bahwa “16 satelit telah diluncurkan ke luar angkasa pada Senin malam,” sebagai tahap awal pembentukan konstelasi berskala besar. Peluncuran ini semula direncanakan pada akhir tahun lalu, namun mengalami penundaan hingga akhirnya terealisasi pada Maret 2026.
Selanjutnya, Bureau 1440 menegaskan bahwa satelit yang telah diluncurkan “akan menjalani pemeriksaan sistem sebelum berpindah ke posisi orbit targetnya.” Proses ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan keandalan sistem sebelum jaringan difungsikan secara komersial dan luas.
Lebih jauh, Rassvet dirancang untuk menyediakan layanan internet pita lebar di seluruh wilayah Rusia, termasuk kawasan terpencil yang belum terjangkau infrastruktur darat. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya bersifat kompetitif secara global, tetapi juga memiliki dimensi domestik dalam memperluas akses digital nasional.
Alexei Shelobkov, pimpinan ICS Holding selaku perusahaan induk Bureau 1440, menegaskan arah ekspansi berikutnya. Dia menyatakan, “Tahap berikutnya dari penyebaran Rassvet akan melibatkan puluhan peluncuran tambahan,” sebagaimana dikutip dari Kommersant. Pernyataan ini menunjukkan bahwa peluncuran awal hanyalah fondasi dari agenda yang jauh lebih ambisius.
Di sisi lain, Kepala Roscosmos Dmitry Bakanov sebelumnya mengungkapkan bahwa lebih dari 900 satelit orbit rendah direncanakan akan ditempatkan hingga 2035. Dia juga menyebutkan bahwa operasi komersial awal, yang melibatkan lebih dari 250 satelit, ditargetkan mulai berjalan pada tahun depan.
Namun demikian, skala proyek ini masih tertinggal dibandingkan Starlink yang dioperasikan oleh SpaceX, yang telah menempatkan lebih dari 7.000 satelit sejak 2019. Kesenjangan ini menegaskan bahwa Rusia menghadapi tantangan besar untuk mengejar dominasi yang telah lebih dahulu terbentuk.
Dari aspek pendanaan, pemerintah Rusia telah mengalokasikan 102,8 miliar rubel, setara sekitar Rp 21,6 triliun (dengan kurs Rp 210,1 per rubel Rusia), untuk pengembangan proyek ini. Sementara itu, Bureau 1440 berencana menginvestasikan tambahan 329 miliar rubel atau sekitar Rp 69,1 triliun hingga 2030 guna mempercepat realisasi jaringan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022