
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di tengah sorotan atas kebijakan baru kripto yang dinilai menguntungkan proyek bisnis keluarganya. (The Guardian)
JawaPos.com — Otoritas keuangan Amerika Serikat mengeluarkan pedoman baru industri kripto yang secara nyata mengurangi cakupan pengawasan negara, sekaligus memunculkan penilaian bahwa kebijakan ini dapat memberi keuntungan langsung bagi proyek bisnis keluarga Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pada Selasa (24/3) waktu setempat, Securities and Exchange Commission (SEC) bersama Commodity Futures Trading Commission (CFTC) memperkenalkan kerangka klasifikasi baru aset kripto. Melalui pendekatan yang disebut “taksonomi token”, regulator mempersempit definisi sekuritas sehingga sebagian besar aset kripto tidak lagi masuk kategori yang memerlukan pengawasan ketat.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (26/3/2026), kebijakan ini mengelompokkan mayoritas aset kripto sebagai komoditas, koleksi digital, alat pembayaran, atau instrumen digital, sehingga terbebas dari kewajiban pelaporan dan pengungkapan yang selama ini diberlakukan SEC. Hanya representasi aset tradisional seperti saham dan obligasi berbasis blockchain yang tetap diklasifikasikan sebagai sekuritas.
Ketua SEC, Paul Atkins, menegaskan perubahan pendekatan tersebut dengan menyatakan, “Regulator tidak lagi menjadi ‘komisi sekuritas untuk segala hal’,” dalam pidatonya di forum Blockchain Summit di Washington DC. Dia juga menambahkan, “Pedoman ini dirancang sebagai ‘jembatan’ sementara Kongres menyusun legislasi yang lebih komprehensif.”
Namun, arah kebijakan ini dinilai bukan sekadar penyesuaian teknis. Todd Baker dari Columbia Business School menilai langkah tersebut selaras dengan kepentingan politik dan ekonomi yang lebih luas. Dia mengatakan, “Interpretasi terbaru ini sejalan dengan upaya pemerintahan Trump untuk memfasilitasi ekspansi aktivitas kripto yang menguntungkan tetapi tidak memiliki nilai sosial, bebas dari sebagian besar regulasi federal.”
Di sisi lain, pandangan berbeda datang dari pelaku industri yang justru melihat kebijakan ini sebagai kemajuan. CEO The Digital Chamber, Cody Carbone, menyatakan, “Ini menunjukkan pemahaman kuat regulator terhadap teknologi aset digital dan menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi AS sebagai pusat kripto dunia.”
Sementara itu, implikasi terhadap bisnis keluarga Trump menjadi sorotan utama. Sejumlah aset kripto yang terkait dengan keluarga tersebut—termasuk koin meme seperti $Trump dan $Melania, serta token lain seperti USD1 dan $WLFI—masuk dalam kategori yang tidak diawasi ketat oleh SEC berdasarkan klasifikasi baru tersebut.
Menurut Gracy Chen, perubahan ini berpotensi mengubah persepsi risiko di pasar. Dia menyebut, “Sebelumnya, koin meme dipandang berisiko tinggi karena ketidakpastian penegakan hukum.” Dengan berkurangnya ketidakpastian regulasi, minat investor institusional dinilai dapat meningkat.
Meski demikian, kekhawatiran terhadap perlindungan investor justru menguat. Stephen Aschettino dari firma hukum Fox Rothschild menegaskan bahwa celah regulasi semakin lebar. Dia menyampaikan, “Artinya tidak ada kewajiban pengungkapan dan tidak ada perlindungan anti-penipuan dalam hukum sekuritas. Kesenjangan ini layak mendapat perhatian publik yang serius.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022