
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik, di Busan, Korea Selatan, pada Oktober 2025. Kedua pemimpin itu dijadwalkan kembali bersua pada Mei 2026 di Beijing. (Evelyn Hockstein/Reuters)
JawaPos.com-Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengadakan pertemuan yang "telah lama ditunggu-tunggu" dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada 14-15 Mei, menurut Gedung Putih pada Rabu (25/3).
Kunjungan Trump ke Tiongkok, menjadi yang pertama sejak kembali menjabat pada Januari 2025, awalnya dijadwalkan pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, kunjungan itu ditunda karena keinginannya untuk tetap berada di Amerika dan fokus pada perang yang baru saja dimulai dengan Iran.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, yang mengumumkan tanggal baru kunjungan tersebut, juga mengatakan dalam konferensi pers bahwa Trump dan istrinya, Melania, akan menjamu Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, dalam kunjungan balasan di Washington pada tanggal yang akan diumumkan di tahun ini.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Trump mengonfirmasi di media sosial bahwa dia akan bertemu dengan Xi Jinping selama dua hari. "Perwakilan kami sedang menyelesaikan persiapan untuk kunjungan bersejarah ini. Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi peristiwa yang monumental," tulis Trump.
Ketika ditanya apakah pemerintahan Trump memperkirakan perang yang dilancarkan Amerika dan Israel kepada Iran pada 28 Februari lalu akan berakhir pada pertengahan Mei, Leavitt mengatakan pihaknya selalu memperkirakan operasi militer itu akan selesai sekitar empat hingga enam minggu. "Jadi, Anda bisa menghitungnya. Saya tahu Presiden (Donald Trump) berharap dapat pergi ke Tiongkok pada 14 dan 15 Mei," ujar Leavitt.
Sejak menyetujui gencatan satu tahun dengan Xi Jinping dalam perang dagang Amerika dan Tiongkok pada Oktober 2025, Trump telah menyatakan bahwa keduanya telah membuat kemajuan di bidang ekonomi dan menempatkan hubungan mereka pada pijakan yang lebih stabil.
Topik utama yang akan dibahas pada pertemuan puncak itu antara lain termasuk soal perdagangan dan Taiwan, serta pembelian tambahan produk pertanian Amerika oleh Tiongkok, yang ingin diamankan Trump menjelang pemilihan paruh waktu pada November mendatang. (*)

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
