
Ilustrasi: Acara pelepasan Satgas TNI Konga UNIFIL TA. 2024 dibandara Cargo Soewarna Cengkareng, Tangerang. (2/3/2024).(DOK: TNI)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan yang menewaskan seorang personel Kontingen Garuda di Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL). Atas gugurnya personel yang berasal dari unsur TNI tersebut, pemerintah Indonesia mendesak penyelidikan penuh.
Terkait gugurnya personel UNIFIL, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan personel itu gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL asal Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3) waktu setempat.
"Indonesia mengecam keras insiden yang terjadi dan mendesak investigasi yang menyeluruh dan transparan,” kata Kemlu RI, dilansir dari ANTARA, Senin, (30/3).
Kemlu RI juga mengonfirmasi tiga personel lainnya mengalami cedera dalam peristiwa di tengah konflik militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon Selatan.
Pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan UNIFIL untuk memastikan jenazah personel yang gugur dapat segera dipulangkan ke tanah air, sementara korban luka mendapat perawatan medis terbaik.
“Kami menyampaikan penghormatan tertinggi kepada personel yang gugur atas dedikasi dan jasanya bagi perdamaian dan keamanan internasional,” kata Kemlu RI.
Indonesia kembali menegaskan kecamannya atas serangan Israel ke wilayah Lebanon selatan serta menyerukan semua pihak menghormati kedaulatan Lebanon dan mengakhiri serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil.
Indonesia juga menyerukan agar keselamatan dan keamanan personel penjaga perdamaian PBB dihormati sesuai hukum internasional.
“Serangan apapun terhadap pasukan perdamaian tak dapat diterima dan merongrong upaya bersama menjaga perdamaian dan stabilitas,” ujar Kemlu RI.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
