
Ilustrasi pasukan perdamaian Indonesia. (Antara)
JawaPos.com - Seorang penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) gugur.
Menanggapi gugurnya pasukan perdamaian di Lebanon asal Indonesia, Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.
Dalam ungkapan belasungkawa yang diunggah akun Instagram @iraninindonesia, Senin, Kedubes Republik Islam Iran untuk Indonesia mengecam peristiwa keji itu sebagai akibat langsung dari agresi Israel yang berkelanjutan dan didukung Amerika Serikat.
"Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat," demikian pernyataan tersebut.
Dengan menargetkan penjaga perdamaian sebagai korban, hal itu merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa hukuman.
Pemerintah Indonesia juga mengecam keras serangan yang menewaskan seorang personel Kontingen Garuda di UNIFIL dan mendesak penyelidikan penuh atas insiden tersebut.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan personel itu gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL asal Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
