
Armada kapal perang Rusia saat bersandar di Tanjung Priok, Jakut, pada Minggu (29/3). (TNI AL)
JawaPos.com - Sejak Minggu (29/3), armada kapal perang Rusia yang berasal dari Armada Pasifik memasuki Perairan Indonesia dan berlabuh di Dermaga IKT ex-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Total ada 3 kapal perang Rusia yang singgah di Indonesia.
Berdasar data dari TNI AL, 3 kapal perang Rusia itu terdiri atas kapal perang jenis korvet, RFS Gromky; kemudian kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky, dan kapal tunda samudera Andrey Stefanov. Kapal-kapal itu akan berada di Indonesia sampai Kamis (2/4) mendatang.
”Terkait dengan kapal Rusia yang datang, memang kami rutin melaksanakan kunjungan persahabatan antara Indonesia dengan Rusia. Nanti kan kapal ini (KRI Bima Suci) juga akan ke Rusia, ke Vladivostok. Dan kita ada latihan bilateral dengan Rusia, Orruda namanya,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat diwawancarai pada Selasa (31/3).
Orruda, lanjut Ali, adalah latihan bersama antara TNI AL dengan Angkatan Laut Rusia. Latihan tersebut dilaksanakan setiap tahun. Tempat latihannya bergantian. Satu tahun di Indonesia, tahun berikutnya di Rusia. Selain dengan Rusia, Ali menegaskan bahwa TNI AL juga rutin berlatih dengan negara lain.
”Kami berlatih dengan semua negara. Jadi, kita bersahabat dengan semua negara, kita latihan dengan Amerika (Serikat), dengan Rusia, dengan Cina, dan dengan negara-negara lain. Jadi, sesuai dengan apa yang disampaikan bapak presiden bahwa kita ini mencari teman yang banyak, bersahabat dengan semua negara,” tegasnya.
Sebelumnya, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa kedatangan 3 kapal perang rusia ke Indonesia sebagai bagian agenda diplomasi antara Indonesia dengan Rusia. Selain itu, TNI AL dan Angkatan Laut Rusia akan melakukan sinkronisasi dan koordinasi teknis untuk persiapan latihan bersama Orruda.
”Ini adalah kelanjutan dari komitmen kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral di bidang pertahanan laut. Direncanakan akan dilaksanakan Passing Exercise (PASSEX) antara unsur kapal perang TNI AL dengan gugus tugas Rusia pada saat kapal-kapal tersebut bertolak (departure) meninggalkan perairan Jakarta pada tanggal 2 April mendatang,” terang dia.
Tunggul memastikan, kehadiran kapal selam terbaru dari jajaran armada tempur Rusia ke Indonesia adalah bagian dari agenda pengenalan kapabilitas teknologi sebagai momentum promosi. Sekaligus memperkuat hubungan profesional antar armada kapal selam Indonesia dan Rusia. Karena itu, bakal berlangsung sesi pertukaran teknis atau Subject Matter Expert Exchange (SMEE) selama kapal tersebut bersandar di Jakarta.
”Di luar agenda logistik dan diplomasi, misi utama kunjungan ini adalah memperkuat kerja sama operasional dan membangun kepercayaan antar kedua angkatan laut. Agenda port visit ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya dalam pertemuan bilateral Navy to Navy Talks,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022