
Ilustrasi bendera Iran. (REUTERS/Leonhard Foege)
JawaPos.com-Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengeklaim pihaknya tidak akan mengalami gangguan pasokan bahan bakar di tengah agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel, karena diskon penjualan minyak menyusut dan harga rata-rata naik tajam.
"Tidak ada alasan untuk khawatir terhadap pasokan bahan bakar. Langkah-langkah yang diperlukan telah diterapkan di bidang ini. Masyarakat dapat yakin bahwa tidak akan ada masalah. Diskon penjualan minyak telah turun drastis. Harga jual rata-rata telah melonjak signifikan," katanya.
Senin (30/3), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika akan meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran.
Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
