
Ilustrasi bendera Iran. (REUTERS/Leonhard Foege)
JawaPos.com-Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengeklaim pihaknya tidak akan mengalami gangguan pasokan bahan bakar di tengah agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel, karena diskon penjualan minyak menyusut dan harga rata-rata naik tajam.
"Tidak ada alasan untuk khawatir terhadap pasokan bahan bakar. Langkah-langkah yang diperlukan telah diterapkan di bidang ini. Masyarakat dapat yakin bahwa tidak akan ada masalah. Diskon penjualan minyak telah turun drastis. Harga jual rata-rata telah melonjak signifikan," katanya.
Senin (30/3), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika akan meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
