Personel United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) melintas di dekat pos militer Lebanon di Naqoura, Lebanon selatan, 27 Maret (Al Jazeera)
JawaPos.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan penyelidikan terhadap serangan yang menyebabkan gugurnya tiga personel RI di Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) sedang berlangsung. Adapun hasilnya dapat diumumkan dalam waktu dekat.
Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric, menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL adalah hal yang tidak dapat diterima dan harus dipertanggungjawabkan.
“Penyelidikan tengah berlangsung dan, meski dengan situasinya menantang, kami yakin dapat segera menyampaikan informasi terbaru terkait hasil penyelidikannya," kata Dujarric dalam konferensi pers di Markas PBB, Rabu (1/4) waktu setempat, dilansir dari Antara, Kamis (2/4).
Dia mengakui bahwa meski prosesnya butuh waktu, para ahli teknis saat ini tengah memeriksa bukti-bukti fisik di lokasi kejadian, serta berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.
Dujarric menyebut pula upaya penyelidik mendatangi lokasi kejadian secara tepat waktu sedikit terhambat, karena ada kebutuhan untuk meredakan ketegangan dengan pihak-pihak terkait.
Meski demikian, dia memastikan bahwa PBB senantiasa berkomitmen mendapatkan fakta yang sebenar-benarnya terkait peristiwa yang terjadi.
Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix menekankan bahwa pihaknya terus memantau situasi di lapangan demi keselamatan dan keamanan personel, kata Dujarric.
Hal tersebut semakin penting mengingat personel UNIFIL melaporkan terjadinya “ledakan besar dan pembongkaran di desa Naqoura di dekat Markas UNIFIL” pada 1 April.
UNIFIL juga mencatat 62 kali pelanggaran ruang udara terjadi pada 31 Maret di tengah tingginya aktivitas militer Zionis Israel, serta peluncuran roket ke arah Israel dan personel Zionis di Lebanon, kata dia.
Personel pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
