
Di tengah konflik Iran vs AS - Israel, sebanyak 7 ribu PMI asal Jawa Timur tercatat berada di kawasan Timur Tengah selama lima tahun terakhir. (Ilustrasi ChatGPT)
JawaPos.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melontarkan kritik keras terhadap pemerintah Israel atas eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Iran.
Dalam pernyataannya belum lama ini, Erdogan secara tegas menyebut Israel sebagai pihak utama yang bertanggung jawab atas konflik yang dinilainya tidak sah dan berdampak luas bagi dunia.
Berbicara dalam rapat kelompok parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) di Ankara, Erdogan menegaskan bahwa agresi Israel tidak hanya memperkeruh situasi kawasan, tetapi juga membawa dampak ekonomi global.
“Pemerintah Israel memikul tanggung jawab utama atas perang yang tidak sah ini, yang tidak hanya mengubah kawasan kita menjadi zona konflik, tetapi juga membebani perekonomian seluruh umat manusia,” ujar Erdogan mengutip YeniSafak.
Erdogan juga secara langsung menyinggung peran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam mempertahankan konflik. Ia menilai, perang yang terus berlanjut justru menguntungkan posisi politik Netanyahu di dalam negeri.
“Tidak boleh dilupakan bahwa setiap tetes darah yang tumpah dalam perang ini akan memperpanjang kelangsungan politik Netanyahu,” kata Erdogan.
Pernyataan tersebut memperkuat tudingan bahwa konflik di Timur Tengah bukan semata soal keamanan, tetapi juga sarat kepentingan politik domestik Israel.
Selain itu, di tengah meningkatnya ketegangan, Erdogan menegaskan bahwa Turki tetap berkomitmen untuk mendorong jalur diplomasi demi meredakan konflik. Ankara, kata dia, siap mengambil langkah aktif demi membuka jalan menuju perdamaian.
“Kami berharap jalan menuju perdamaian dapat dibuka tanpa pertumpahan darah lebih lanjut. Untuk itu, kami akan terus melakukan segala yang kami bisa, bahkan jika harus mempertaruhkan diri kami,” tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan posisi Turki sebagai salah satu aktor penting yang berupaya meredakan konflik di tengah keterlibatan berbagai kekuatan regional dan global.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
