
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
JawaPos.com - Iran menyatakan bahwa mereka menginginkan pengakhiran perang yang dipaksakan daripada gencatan senjata dengan AS. Hal ini sekaligus penolakan usulan gencatan senjata sementara dan bersikeras pada "jaminan" untuk mencegah perang kembali terjadi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa jeda dalam pertempuran akan berisiko memungkinkan musuh Iran untuk berkumpul kembali.
"Batas waktu tidak boleh menyebabkan kita ragu sedikit pun dalam membela negara kita," katanya dalam konferensi pers di Teheran, Iran, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (6/4).
"Gencatan senjata berarti menciptakan jeda singkat untuk memungkinkan pihak lain membangun kembali pasukannya dan melakukan kejahatan lagi. Tidak ada orang yang rasional akan menerima tindakan seperti itu," tambahnya.
Baqaei mengatakan posisi Iran adalah untuk mengakhiri konflik sepenuhnya, dengan jaminan bahwa konflik tidak akan berlanjut.
"Tuntutan kami adalah pengakhiran perang yang dipaksakan, disertai dengan jaminan bahwa siklus jahat ini tidak akan terulang," katanya.
Ia menambahkan bahwa jaminan tersebut harus datang melalui pencegahan.
“Jaminan itu justru ini: bahwa musuh harus dibuat menyesali tindakannya sedemikian rupa sehingga mereka tidak lagi memiliki keberanian atau kenekatan untuk bertindak melawan kedaulatan Iran,” katanya.
Baqaei menyatakan skeptisisme terhadap lembaga-lembaga internasional, dengan mengatakan bahwa tidak ada jaminan eksternal yang dapat diandalkan.
“Tidak ada jaminan hukum atau internasional. Sayangnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menunjukkan dalam banyak kasus bahwa ia menjadi alat di tangan Amerika Serikat dan kekuatan-kekuatan tertentu,” katanya.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
