
Donald Trump menyatakan lebih baik AS yang melakukan penarikan pungutan di Selat Hormuz. (AP/Manuel Balce Ceneta)
JawaPos.com-Pernyataan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah. Pada Senin, Trump mengusulkan agar Amerika Serikat mengambil alih pungutan biaya bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz, alih-alih Iran yang melakukannya.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Trump menyebut ide tersebut sebagai alternatif yang lebih baik dibandingkan rencana Teheran. “Bagaimana kalau kita saja yang memungut biaya lintasnya? Saya pikir kita saja yang melakukannya daripada mereka,” ujarnya.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global. Jalur ini menjadi salah satu titik vital distribusi minyak dan gas dunia, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut berdampak luas terhadap ekonomi global.
Sebelumnya, anggota parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi, menyampaikan bahwa negaranya tengah merancang aturan baru terkait pelayaran di Selat Hormuz. Dalam skema tersebut, Iran akan memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal yang melintas, namun dengan syarat pembayaran biaya transit.
Tak hanya itu, Iran juga menegaskan bahwa kapal yang melintas wajib mendapatkan izin dari pemerintahnya. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya memperkuat kontrol Teheran atas jalur strategis tersebut di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Situasi memanas setelah terjadinya serangan gabungan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut memicu kerusakan infrastruktur serta korban sipil. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke sejumlah target, termasuk pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah seperti Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Konflik tersebut berdampak langsung pada aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Lalu lintas kapal dilaporkan berhenti total, mengganggu distribusi energi global, khususnya minyak dan LPG dari kawasan Teluk.
Akibatnya, sejumlah negara mulai merasakan dampak berupa kenaikan harga bahan bakar. Ketidakpastian keamanan di jalur distribusi utama ini juga meningkatkan kekhawatiran akan krisis energi global jika konflik terus berlanjut.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
