
Mojtaba Khamenei.
JawaPos.com - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei dilaporkan dalam kondisi tak sadarkan diri. Mojtaba disebut-sebut sedang menerima perawatan medis di kota Qom, Iran.
Seperti dilansir dari The Economic Times, hal tersebut diungkap oleh The Times mengutip memo diplomatik yang dipahami berdasarkan intelijen AS dan Israel yang dibagikan dengan sekutu Teluk. Memo tersebut menunjukkan bahwa Khamenei tidak sadarkan diri dan sedang dirawat karena kondisi medis yang "parah".
The Times mengatakan bahwa mereka telah melihat memo tersebut, yang mengungkapkan lokasi pemimpin tertinggi untuk pertama kalinya.
"Mojtaba Khamenei sedang dirawat di Qom dalam kondisi kritis, tidak mampu terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim," lapor Times.
Lebih lanjut, Badan Keamanan Nasional AS, yang bertanggung jawab untuk memproses intelijen global atas nama Departemen Perang, telah dihubungi mengenai memo tersebut, bersama dengan perwakilan Iran di Washington, yang berbasis di kedutaan Pakistan.
Sejak konflik meletus di Asia Barat, Mojtaba Khamenei belum pernah tampil di depan umum, dengan pesan-pesan yang dikaitkan dengannya disiarkan oleh media pemerintah Iran.
Laporan ini muncul tak lama setelah Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk mencapai kesepakatan sebelum Selasa (7/4), pukul 20.00 ET.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa ini adalah periode kritis dan Washington telah memberi Teheran waktu yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang ini.
"Ini adalah periode kritis... Mereka meminta perpanjangan tujuh hari; saya memberi mereka 10 hari... Mereka punya waktu hingga besok. Sekarang kita akan lihat apa yang terjadi. Banyak orang yang terkena dampaknya. Kami memberi mereka waktu hingga besok, pukul 8 pagi, Waktu Bagian Timur. Setelah itu, mereka tidak akan memiliki jembatan. Mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik. Zaman batu," kata Trump.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
