
Ilustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengumumkan penghentian sementara serangan terhadap Iran selama dua pekan. Keputusan ini diambil hanya satu jam sebelum tenggat waktu ultimatum militernya berakhir, di tengah eskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari lima minggu.
Dalam pernyataannya pada Selasa (7/4) waktu setempat, Trump menyebut penundaan tersebut dilakukan atas permintaan Pakistan yang berperan sebagai mediator. Namun, ia memberikan syarat tegas: Iran harus membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi distribusi minyak dunia.
Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan para pemimpin Pakistan yang “meminta agar saya menahan kekuatan destruktif yang akan dikirim malam ini ke Iran".
Baca Juga:7 Tanda Ini Dimiliki Orang dengan Masa Kecil yang Tidak Bahagia, Apakah Kamu Salah Satunya?
“Dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN Selat Hormuz secara LENGKAP, SEGERA, dan AMAN, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump di platform Truth Social.
Ia juga mengklaim bahwa tujuan militer Amerika Serikat telah tercapai dan negosiasi menuju 'perdamaian jangka panjang' di Timur Tengah sudah berada di tahap lanjut. Menurutnya, Iran bahkan telah mengirimkan proposal 10 poin yang disebutnya 'layak' untuk dibahas lebih lanjut.
Pernyataan Trump tersebut langsung mengguncang pasar global. Harga minyak yang sebelumnya melonjak tajam akibat konflik, tiba-tiba turun signifikan. Sebagai informasi, kenaikan harga energi sebelumnya sempat menekan posisi politik Trump di dalam negeri.
Meski demikian, belum ada respons resmi langsung dari Israel maupun Iran saat pengumuman tersebut disampaikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum keputusan penundaan ini, Trump sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menuai kecaman global. Ia bahkan mengancam kehancuran total Iran, termasuk infrastruktur sipil.
“Sebuah peradaban akan mati malam ini, tidak akan pernah kembali lagi. Saya tidak ingin itu terjadi, tapi mungkin akan terjadi,” tulis Trump dalam unggahan sebelumnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
