
Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI)
JawaPos.com-Angkatan bersenjata Iran kini menjadi aktor utama yang memegang kendali penuh atas akses pelayaran di Selat Hormuz, menyusul kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa jalur pelayaran di salah satu choke point energi terpenting dunia itu akan dibuka secara terbatas selama dua pekan ke depan.
Namun, akses tersebut tidak sepenuhnya bebas karena harus melalui koordinasi langsung dengan militer Iran. “Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis,” tulis Araghchi melalui platform X, Rabu (8/4).
Langkah ini menegaskan bahwa Iran memegang kunci jalur distribusi energi global. Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai jalur vital yang dilalui sekitar sepertiga perdagangan minyak dunia.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari gencatan senjata bilateral antara Iran dan Amerika Serikat yang diumumkan sehari sebelumnya oleh Presiden AS Donald Trump. Dalam perjanjian tersebut, Iran tetap mempertahankan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz, sekaligus membuka akses terbatas bagi kapal-kapal internasional.
Tak hanya soal pelayaran, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengungkapkan bahwa kesepakatan juga mencakup sejumlah poin krusial. Di antaranya adalah pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran, kelanjutan program pengayaan uranium, serta rencana penarikan pasukan AS dari kawasan Timur Tengah.
Lebih lanjut, Iran dan AS dijadwalkan memulai perundingan lanjutan pada Jumat mendatang di Islamabad, Pakistan. Pertemuan ini dinilai akan menjadi penentu arah hubungan kedua negara ke depan, sekaligus stabilitas kawasan.
Dengan kendali militer Iran atas Selat Hormuz, dunia kini menaruh perhatian besar terhadap bagaimana implementasi kesepakatan ini berjalan. Pasalnya, sedikit gangguan saja di jalur tersebut berpotensi mengguncang pasar energi global. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
