
A police officer walks past a billboard regarding the United States and Iran negotiations, outside a media facilitation center in Islamabad, Pakistan, Saturday, April 11, 2026. (AP Photo/Anjum Naveed)
JawaPos.com - Pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran resmi dimulai di Islamabad, Sabtu (11/4) waktu setempat dengan Pakistan bertindak sebagai mediator. Pertemuan ini menjadi upaya terbaru untuk mengakhiri konflik yang telah mengguncang kawasan Timur Tengah selama enam minggu terakhir.
Langkah diplomatik ini berlangsung di tengah situasi yang masih tegang, meski kedua negara tengah menjalani gencatan senjata yang dinilai rapuh.
Peran Pakistan dalam konflik ini kembali mencuat, mengingat negara tersebut sebelumnya juga pernah menjadi perantara dalam dinamika kawasan. Dalam beberapa pekan terakhir, Islamabad aktif melakukan diplomasi intensif hingga akhirnya dipercaya menjadi mediator oleh kedua pihak.
Delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance yang tiba di Islamabad pada Sabtu pagi. Sementara itu, delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen Mohammed Bagher Qalibaf.
Sebelum pembicaraan dimulai, kedua delegasi diketahui telah melakukan pertemuan terpisah dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Namun, belum ada kepastian apakah delegasi AS dan Iran akan bertemu langsung dalam satu forum yang sama.
Proses negosiasi berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan akibat aksi militer Israel di Lebanon. Militer Israel melaporkan telah menyerang lebih dari 200 target dalam 24 jam terakhir yang dikaitkan dengan kelompok bersenjata Hezbollah yang didukung Iran.
Situasi ini memperlemah gencatan senjata yang sudah rapuh, sekaligus menjadi salah satu isu utama dalam perundingan.
Tuntutan Iran: Hormuz hingga Aset Beku
Dalam proposal negosiasi 10 poin, Iran mengajukan sejumlah tuntutan penting. Salah satu yang utama adalah penghentian serangan Israel terhadap Hezbollah sebagai syarat tercapainya kesepakatan permanen.
Selain itu, Iran juga menuntut pencairan aset beku senilai USD 6 miliar, jaminan terkait program nuklirnya dan hak untuk mengenakan biaya pada kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022