
Perundingan Islamabad antara Iran dan AS gagal. (Istimewa)
JawaPos.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menilai kegagalan mencapai kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dalam satu hari perundingan di Islamabad sebagai sesuatu yang wajar, mengingat tingginya tingkat ketidakpercayaan pascakonflik.
Seperti dilansir dari Anadolu, dalam wawancaranya dengan televisi pemerintah Iran pada Minggu (12/4), Baqaei menyebut proses dialog berlangsung dalam suasana penuh kecurigaan setelah konflik selama 40 hari.
“Perundingan ini berlangsung dalam suasana yang tidak hanya dipenuhi ketidakpercayaan, tetapi juga keraguan dan kecurigaan setelah perang 40 hari yang untuk kedua kalinya dalam sembilan bulan dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tidak tercapainya kesepakatan dalam satu kali pertemuan bukanlah hal yang mengejutkan. “Karena itu, wajar jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam satu pertemuan. Tidak ada pihak yang memiliki ekspektasi seperti itu,” katanya.
Baqaei juga menekankan bahwa kompleksitas isu yang dibahas, seperti Selat Hormuz dan dinamika kawasan yang lebih luas, turut menyulitkan jalannya negosiasi.
Menurutnya, meskipun terdapat kemajuan dalam beberapa topik, perbedaan pada “dua atau tiga poin utama” masih menjadi penghalang utama tercapainya kesepakatan dengan Washington.
Ia pun belum memastikan apakah akan ada putaran lanjutan dalam perundingan tersebut.
Dalam pernyataan terpisah di platform X, Baqaei menjelaskan bahwa pembahasan mencakup berbagai isu penting, mulai dari Selat Hormuz, program nuklir, kompensasi perang, pencabutan sanksi, hingga penghentian penuh konflik terhadap Iran dan kawasan.
“Keberhasilan proses diplomasi ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, menghindari tuntutan berlebihan dan tidak sah, serta menerima hak dan kepentingan sah Iran,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah serta masyarakat Pakistan atas peran mereka sebagai tuan rumah dan fasilitator dalam proses perundingan tersebut.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
