
Trump ancam akan kembali menjatuhkan bom ke Iran jika kesepakatan nuklir tidak tercapai (Al Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa proses negosiasi dengan Iran menunjukkan perkembangan positif di tengah dinamika pembicaraan yang masih berlangsung.
“Kami melakukan pembicaraan yang sangat baik. Semuanya berjalan dengan sangat baik. Mereka sedikit bersikap licik, seperti yang telah mereka lakukan selama 47 tahun. Tidak ada yang pernah menghadapi mereka. Kami yang menghadapi mereka,” ujar Trump saat berbicara di Ruang Oval seperti dikutip dari Anadolu, Senin (20/4).
Dalam pernyataannya, Trump juga melayangkan kritik terhadap kemampuan militer Iran. Ia menilai negara tersebut tidak memiliki kekuatan yang memadai di berbagai lini pertahanan.
Baca Juga:Jangan Asal Beli, Berikut Tips Aman Pilih Mobil Hybrid Biar Nggak Boncos saat Harga BBM Naik
“Mereka tidak punya angkatan laut, tidak punya angkatan udara, tidak punya pemimpin. Mereka tidak punya apa-apa. Sebenarnya ini adalah perubahan rezim. Anda bisa menyebutnya perubahan rezim yang dipaksakan, tetapi kami tetap berbicara dengan mereka,” katanya.
Trump menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat tetap bersikap tegas dalam proses negosiasi tersebut, sembari membuka peluang adanya perkembangan terbaru dalam waktu dekat.
“Kami berbicara dengan mereka, kami mengambil sikap keras,” ujarnya, seraya menyebut akan ada pembaruan informasi pada hari yang sama terkait jalannya pembicaraan.
Usai menyampaikan pernyataan tersebut, Trump tidak memberikan tanggapan lebih lanjut ketika ditanya mengenai konflik dengan Iran, jalannya negosiasi, maupun situasi di kawasan Selat Hormuz.
Ketegangan antara kedua pihak meningkat setelah serangan yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu kemudian dibalas Teheran dengan meluncurkan drone dan rudal ke wilayah Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Situasi konflik saat ini berada dalam masa jeda sejak 8 April, menyusul upaya mediasi oleh Pakistan yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan.
Dalam kesempatan yang sama, Trump turut menandatangani sebuah perintah eksekutif yang, menurutnya, akan menginstruksikan Food and Drug Administration (FDA) untuk mempercepat proses evaluasi sejumlah obat psikedelik yang telah ditetapkan sebagai terapi terobosan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022