Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 22.11 WIB

Dua Eks Perdana Menteri Israel Bersatu, Targetkan Akhiri Dominasi Benjamin Netanyahu

Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, kiri, dan Yair Lapid, kanan, mengadakan konferensi pers bersama di Herzliya, Israel. (Abir Sultan/EPA via Al-Jazeera). - Image

Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, kiri, dan Yair Lapid, kanan, mengadakan konferensi pers bersama di Herzliya, Israel. (Abir Sultan/EPA via Al-Jazeera).

JawaPos.com - Dua rival utama Perdana Menteri Israel saat ini, Benjamin Netanyahu, resmi menyatukan kekuatan politik mereka menjelang pemilu yang diperkirakan berlangsung akhir tahun ini. Langkah ini dinilai sebagai upaya paling serius untuk menggoyang koalisi pemerintahan Netanyahu.

Mantan perdana menteri dari spektrum berbeda, Naftali Bennett yang berhaluan kanan dan Yair Lapid yang berada di tengah, mengumumkan penggabungan partai mereka pada Minggu waktu setempat. 

Aliansi ini mempertemukan Bennett 2026 dan partai Yesh Atid (There is a Future) dalam satu kendaraan politik baru.
Koalisi tersebut diberi nama 'Together' dan akan dipimpin oleh Bennett. 

Dalam pernyataan bersama yang disiarkan televisi, Bennett menegaskan langkah ini sebagai keputusan besar bagi masa depan Israel.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa malam ini, bersama sahabat saya Yair Lapid, kami mengambil langkah paling Zionis dan patriotik yang pernah kami lakukan untuk negara kami,” ujarnya dikutip via Al-Jazeera.

Lapid turut menekankan pentingnya kepercayaan di antara keduanya meski berasal dari latar politik berbeda.

“Bennett adalah politisi sayap kanan, tetapi seorang yang jujur, dan ada kepercayaan di antara kami,” kata Lapid.

Ia menambahkan, tujuan utama aliansi ini adalah menyatukan oposisi yang selama ini terpecah.

“Langkah ini dimaksudkan untuk menyatukan blok, mengakhiri perpecahan internal, dan memfokuskan seluruh upaya pada kemenangan dalam pemilu penting mendatang, serta membawa Israel maju ke masa depan,” lanjutnya.

Selain agenda politik elektoral, Bennett juga menjanjikan pembentukan komisi penyelidikan nasional jika terpilih. Komisi itu akan mengusut apa yang ia sebut sebagai kegagalan menjelang serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, isu yang hingga kini ditolak oleh pemerintahan Netanyahu.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore