
Kapal di Selat Hormuz, dekat Bandar Abbas, Iran (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Amerika Serikat (AS), Selasa (5/5) kembali menyeru Jepang, Korea Selatan, dan sekutu lainnya untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz. Hal ini dilakukan di tengah lonjakan baru ketegangan di Timur Tengah, setelah inisiatif terbaru Presiden Donald Trump untuk mengakhiri kendali Iran atas jalur perdagangan penting itu dimulai pekan ini.
“Kami berharap Korea Selatan akan meningkatkan perannya, seperti kami berharap Jepang akan meningkatkan perannya, seperti kami berharap Australia akan meningkatkan perannya, seperti kami berharap Eropa juga akan meningkatkan perannya,” kata Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam jumpa pers di Pentagon, dilansir dari Antara, Rabu (6/5).
Misi AS yang dijuluki Project Freedom dimulai pada Senin (4/5) untuk membantu mengarahkan kapal-kapal komersial yang terjebak, karena ditutup oleh Iran sejak negara itu diserang oleh AS dan Israel pada akhir Februari.
Namun, hanya dua kapal dagang berbendera AS yang diketahui berhasil melintasi jalur tersebut dengan pengawalan militer dalam kerangka inisiatif itu, yang pada awal pelaksanaannya memicu baku tembak antara AS dan Iran.
Trump, Senin juga menyatakan Iran juga telah menembak ke arah sebuah kapal kargo Korea Selatan dan target lain yang tidak terkait dengan operasi maritim tersebut.
AS dan Iran sama-sama terus mengeklaim menguasai koridor perdagangan penting tersebut. Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga mendesak China untuk meningkatkan upaya diplomasi dengan Iran, mengingat negara Asia itu telah lama membeli sebagian besar ekspor minyak Iran.
Namun, Trump, yang dijadwalkan mengunjungi Beijing pekan depan untuk pertemuan yang dinantikan dengan Presiden China Xi Jinping, menyampaikan komentar yang lebih terukur pada Selasa.
Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa perang dengan Iran akan menjadi salah satu topik yang dibahas dengan Xi, seraya menambahkan bahwa pemimpin China tersebut bersikap “sangat baik” terkait hal ini.
“Saya pikir dia sangat menghormati. Kami tidak mendapat tantangan dari China. Mereka tidak menantang kami,” ujarnya. “Saya tidak berpikir dia akan melakukan itu, karena saya.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022