
Kapal di Selat Hormuz, dekat Bandar Abbas, Iran (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran belum resmi berakhir. Iran pun memperkenalkan mekanisme baru bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz dengan mewajibkan izin otoritas setempat.
Untuk melewati Selat Hormuz, kapal yang hendak melintas akan menerima email dari Persian Gulf Strait Authority (PGSA) berisi aturan transit, sebelum mengajukan izin resmi.
Setelah itu, kapal wajib memperoleh persetujuan PGSA untuk dapat melewati jalur strategis tersebut.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan seluruh pergerakan kapal sipil dan komersial di Selat Hormuz harus mengikuti rute yang ditetapkan.
IRGC menambahkan bahwa pergerakan tersebut juga harus dikoordinasikan dengan pemerintah Iran.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
