
Ilustrasi hantavirus. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com-Otoritas kesehatan Taiwan melaporkan satu kasus kematian akibat infeksi hantavirus yang terjadi di Taipei pada Januari 2026, sementara satu kasus baru kembali ditemukan pada Maret 2026 dan pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis.
Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan atau Centers for Disease Control (CDC) menyebutkan korban meninggal merupakan pria lanjut usia berusia 70-an yang tinggal di Distrik Daan, Taipei. Pasien meninggal dunia pada 13 Januari 2026 akibat sepsis yang disertai gagal multiorgan dan pneumonia, delapan hari setelah mulai mengalami gejala.
Menurut laporan CDC, pria tersebut pertama kali mencari pengobatan pada 6 Januari karena mengalami gangguan pernapasan dan tekanan darah rendah. Dua hari kemudian, ia kembali ke rumah sakit dengan keluhan demam dan gangguan saluran pencernaan sebelum akhirnya dirawat di unit perawatan intensif.
Hasil pemeriksaan kemudian mengonfirmasi infeksi hantavirus setelah pasien meninggal dunia, seperti dikutip dari Taipei Times.
Selain kasus kematian tersebut, Taiwan juga melaporkan satu kasus baru hantavirus pada tahun ini. Pasien merupakan pria berusia 70-an asal New Taipei City yang memiliki riwayat penyakit kronis, termasuk diabetes.
CDC Taiwan menyebutkan di laman resminya, pasien tersebut mulai mengalami gejala pada pertengahan Maret 2026 berupa demam disertai menggigil, sakit tenggorokan, nyeri otot, penurunan frekuensi buang air kecil, diare, serta kehilangan nafsu makan.
Setelah menjalani pemeriksaan di instalasi gawat darurat rumah sakit, pasien dinyatakan positif hantavirus dan berhasil pulih setelah perawatan hingga akhirnya dipulangkan pada 30 Maret 2026.
Hingga kini, sumber penularan pada kasus terbaru tersebut masih dalam penyelidikan. Otoritas kesehatan Taiwan menyatakan tidak ditemukan riwayat kontak langsung pasien dengan tikus, serta tidak ada tikus yang tertangkap di sekitar tempat tinggalnya.
Data CDC menunjukkan total terdapat dua kasus hantavirus di Taiwan sepanjang 2026, sama seperti periode yang sama dalam empat tahun terakhir. Sejak 2017, Taiwan mencatat total 45 kasus hantavirus, dengan mayoritas pasien berusia di atas 40 tahun.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
