
Orang-orang berbelanja di pasar Teheran, Iran (al-Jazeera)
JawaPos.com – Warga Iran menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat akibat lonjakan inflasi pangan di tengah situasi perang yang masih berlangsung.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Senin (11/5), Kenaikan harga kebutuhan pokok membuat banyak rumah tangga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut diperparah oleh pelemahan nilai mata uang nasional dan meningkatnya tekanan terhadap perekonomian domestik.
Data terbaru menunjukkan inflasi pangan di Iran mengalami peningkatan jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi umum nasional. Sejumlah bahan pokok tercatat mengalami kenaikan harga secara drastis sehingga semakin membebani masyarakat berpenghasilan rendah.
Situasi ini membuat sebagian besar warga harus mengalokasikan penghasilan mereka untuk kebutuhan makanan dasar.
Beberapa komoditas utama bahkan mengalami lonjakan harga hingga berkali-kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Harga minyak goreng, beras, serta daging unggas menjadi salah satu kebutuhan yang mengalami peningkatan paling tajam. Kenaikan tersebut menyebabkan masyarakat semakin sulit mempertahankan pola konsumsi seperti sebelumnya.
Sejumlah warga di Teheran mengaku mulai mengurangi pembelian barang kebutuhan karena harga yang terus meningkat. Mereka menilai kemampuan membeli kebutuhan pokok semakin menurun dibandingkan beberapa bulan lalu.
Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan kelompok tertentu, tetapi juga menyebar ke berbagai lapisan masyarakat.
Pemerintah Iran menyatakan telah menyiapkan langkah bantuan melalui subsidi tunai dan kupon elektronik untuk pembelian kebutuhan pokok. Akan tetapi, nilai bantuan yang diberikan dinilai masih terbatas jika dibandingkan dengan tingginya kenaikan harga pangan.
Di sisi lain, pemerintah juga berupaya menindak dugaan penimbunan barang dan praktik penetapan harga yang dianggap tidak wajar.
Situasi ekonomi Iran semakin tertekan akibat dampak perang, blokade, serta pelemahan nilai tukar mata uang rial terhadap dolar Amerika Serikat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022