Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Mei 2026 | 19.22 WIB

Netanyahu Tegaskan Perang Iran Belum Usai, Desak Seluruh Fasilitas Nuklir Teheran Dibongkar

Perdana Menterj Israel Benjamin Netanyahu. (Jamaica Observer) - Image

Perdana Menterj Israel Benjamin Netanyahu. (Jamaica Observer)

JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan perang Iran belum benar-benar berakhir meski gencatan senjata sudah diberlakukan sejak April lalu. Netanyahu bahkan meminta seluruh fasilitas nuklir Iran dibongkar dan material uranium yang masih tersisa segera dipindahkan.

Pernyataan keras itu memperlihatkan Israel belum rela konflik dengan Iran dihentikan sebelum program nuklir Teheran benar-benar dilumpuhkan. Netanyahu menyebut masih ada 'pekerjaan besar' yang harus diselesaikan terkait uranium yang diperkaya Iran.

Dalam wawancara dengan program 60 Minutes CBS, Netanyahu mengatakan material nuklir Iran masih berada di dalam negeri tersebut dan harus diambil.
“Anda masuk dan mengambilnya keluar. Semua itu masih ada di sana, dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Netanyahu.

Pernyataan itu langsung memicu spekulasi bahwa Israel maupun Amerika Serikat masih membuka peluang operasi lanjutan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk kemungkinan operasi militer khusus di wilayah Iran.

Selain itu, saat ditanya apakah pasukan khusus AS atau Israel akan diterjunkan untuk mengambil material nuklir Iran, Netanyahu tidak memberikan jawaban tegas. Namun ia mengisyaratkan langkah tersebut memungkinkan dilakukan.

Menurut Netanyahu, Presiden AS Donald Trump juga disebut memiliki keinginan untuk masuk ke Iran demi memastikan program nuklir negara itu benar-benar dihentikan.

“Saya pikir itu bisa dilakukan secara fisik. Itu bukan masalah. Itu adalah misi yang sangat penting,” lanjutnya.

Sikap Netanyahu menunjukkan Israel belum puas hanya dengan gencatan senjata. Pemerintah Israel ingin memastikan Iran kehilangan kemampuan untuk melanjutkan pengayaan uranium dalam bentuk apa pun.

Netanyahu kembali menegaskan solusi terbaik adalah adanya kesepakatan yang memaksa Iran menyerahkan seluruh material nuklirnya. Namun jika diplomasi gagal, Israel memberi sinyal opsi lain masih terbuka.

Pernyataan itu memperkuat posisi garis keras Israel terhadap program nuklir Iran selama bertahun-tahun. Tel Aviv menilai pengayaan uranium Iran berpotensi digunakan untuk membuat senjata nuklir, meski Teheran berkali-kali membantah tuduhan tersebut.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore