
Pesawat pembom siluman B-02 menjadi salahh satu senjata tempur yang disiagakan AS di tengah ketegangan dengan Iran. (Wikipedia)
JawaPos.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, Amerika Serikat melanggar wilayah udara Iran. Oleh karena itu, pihak Teheran menegaskan bahwa negaranya berhak mengambil tindakan balasan.
"Militer Amerika, dengan melanjutkan tindakan provokatifnya di kawasan, telah melanggar wilayah udara Iran di kawasan Teluk Persia," kata IRGC dalam pernyataannya, dikutip dari Antara, Selasa (26/5)..
IRGC menegaskan pihaknya memiliki hak yang sah untuk mengambil tindakan balasan terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata oleh militer AS.
Baca Juga:Iran Resmi Alihkan Markas Piala Dunia ke Meksiko Setelah Persetujuan FIFA Diterima secara Penuh
IRGC juga menyatakan telah mengerahkan sistem pertahanan udara, menembak jatuh drone MQ-9, serta memaksa pesawat F-35 dan drone RQ-4 meninggalkan wilayah udara Iran.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
