
CEO Nvidia Jensen Huang saat berkunjung ke Taiwan (SCMP)
JawaPos.com - Kunjungan CEO Nvidia, Jensen Huang, ke Taiwan kembali menempatkan isu energi sebagai sorotan utama dalam dinamika industri kecerdasan buatan (AI) global yang tengah mengalami percepatan pesat. Di Taiwan, lonjakan permintaan listrik ikut terdorong oleh perluasan manufaktur semikonduktor yang semakin terintegrasi dengan sistem berbasis AI dalam rantai produksinya.
Dalam pernyataannya selama kunjungan dua pekan di Taiwan, Huang menegaskan bahwa transformasi industri berbasis AI membawa konsekuensi langsung terhadap konsumsi energi. Dia menyebut bahwa pertumbuhan sektor manufaktur yang ditopang teknologi canggih menuntut ketersediaan listrik dalam skala yang jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
"Industri manufaktur Taiwan berkembang pesat dan membutuhkan lebih banyak listrik," ujar Jensen Huang dalam pernyataan yang disampaikan di sela agenda pertemuan dengan pelaku industri teknologi di Taipei.
Baca Juga:Nvidia Raup Laba Fantastis Rp 1.030 Triliun, Investasi AI Raksasa Teknologi Dunia Masih Melesat
Dilansir dari Digitimes Asia, Jumat (29/5/2026), Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan (MOEA) merespons pernyataan tersebut dengan menegaskan bahwa lonjakan kebutuhan listrik akibat pertumbuhan AI telah masuk dalam perencanaan energi jangka panjang negara. Pemerintah Taiwan juga menekankan bahwa negaranya memiliki posisi strategis dalam ekosistem semikonduktor global, sehingga kebutuhan energi berbasis AI menjadi bagian dari prioritas nasional.
MOEA mengonfirmasi bahwa empat unit pembangkit listrik tenaga gas baru dengan total kapasitas 5,2 gigawatt akan mulai ditambahkan ke jaringan listrik nasional pada akhir 2026. Penambahan ini difokuskan pada fasilitas milik Taiwan Power Company di Taichung dan Hsinta, sebagai bagian dari penguatan ketahanan sistem kelistrikan di tengah meningkatnya permintaan industri digital.
Perdana Menteri Taiwan, Jung-tai Cho, menyatakan bahwa pemerintah tengah menjalankan "transisi energi tahap kedua" yang berfokus pada peningkatan kapasitas sekaligus perbaikan kualitas pasokan energi. Dalam kerangka tersebut, sejumlah pembangkit berbahan bakar batu bara akan secara bertahap dialihkan menjadi pembangkit listrik tenaga gas untuk meningkatkan efisiensi dan menekan emisi karbon.
Cho juga menegaskan bahwa berdasarkan perhitungan Taiwan Power Company, pasokan listrik nasional diperkirakan tetap aman hingga 2032. Dia menambahkan bahwa pemerintah masih melakukan kajian terhadap fasilitas nuklir melalui otoritas keselamatan nuklir yang sedang mengevaluasi laporan inspeksi mandiri serta rencana pengoperasian kembali beberapa unit.
Lebih lanjut, Cho menekankan bahwa Taiwan memiliki tanggung jawab dalam menjaga stabilitas rantai pasok industri global. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menyediakan energi yang bersih, stabil, dan andal di tengah meningkatnya tekanan dari transformasi industri berbasis AI serta dinamika geopolitik internasional.
MOEA juga menjelaskan bahwa tambahan kapasitas gas tidak berhenti pada 2026. Pada periode 2027 hingga 2031, sejumlah unit baru akan mulai beroperasi secara bertahap di pembangkit Tunghsiao, Talin, serta fasilitas swasta Kuo Kuang dan Mailiao. Ekspansi ini dirancang untuk memastikan sistem energi mampu mengikuti laju pertumbuhan industri AI dan manufaktur canggih.
Di sisi lain, pemerintah Taiwan juga menjaga stabilitas ekonomi domestik dengan mempertahankan harga gas minyak cair (LPG) hingga Juni 2026 melalui penyerapan sebagian kenaikan biaya. Kebijakan ini ditempuh untuk meredam tekanan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022