
Presiden Iran Pezeshkian ingin akhiri konflik dengan AS secara terhormat dan diplomatis di 2024. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kesiapan negaranya mengakhiri perang dan ketegangan kawasan melalui dialog dalam "kerangka kerja yang bermartabat." Hal ini ditegaskan Pezeshkian, dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar.
Pezeshkian mengatakan Iran secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap dialog.
Ia juga mendesak pihak lain menunjukkan kemauan politik yang tulus serta mematuhi kewajiban internasional.
Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sasaran Israel dan pangkalan militer AS di kawasan.
Setelah perang berlangsung selama 40 hari, gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 7 April.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
