
Presiden Iran Pezeshkian ingin akhiri konflik dengan AS secara terhormat dan diplomatis di 2024. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kesiapan negaranya mengakhiri perang dan ketegangan kawasan melalui dialog dalam "kerangka kerja yang bermartabat." Hal ini ditegaskan Pezeshkian, dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar.
Pezeshkian mengatakan Iran secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap dialog.
Ia juga mendesak pihak lain menunjukkan kemauan politik yang tulus serta mematuhi kewajiban internasional.
Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sasaran Israel dan pangkalan militer AS di kawasan.
Setelah perang berlangsung selama 40 hari, gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 7 April.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022