
Ilustrasi pejuang Hizbullah di Lebanon selatan. (Modern Diplomacy).
JawaPos.com - Komando militer pusat Iran memperingatkan warga di wilayah utara yang diduduki Israel untuk meninggalkan permukiman. Hal ini jika Tel Aviv melaksanakan ancamannya menyerang pinggiran selatan Beirut, ibu kota Lebanon.
Dalam pernyataannya pada Senin, Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam membombardir Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, serta wilayah ibu kota Lebanon lainnya, dan telah mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk setempat.
"Kami memperingatkan penduduk wilayah utara dan permukiman militer di wilayah pendudukan," kata juru bicara markas tersebut, Ali Abdollahi.
"Jika tidak ingin terdampak, mereka harus meninggalkan daerah itu apabila ancaman tersebut dilaksanakan," katanya.
Netanyahu, Senin, memerintahkan serangan militer terhadap Dahiyeh dan Beirut sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai "pelanggaran berulang" oleh Hezbollah terhadap gencatan senjata di Lebanon.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
