Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Al Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa program rudal balistik negaranya tidak akan pernah menjadi bahan negosiasi. Hal ini dmeski pembicaraan antara Teheran dan Washington terus berlanjut untuk mencari penyelesaian permanen konflik di Timur Tengah.
Dalam kunjungannya ke Pakistan usai rangkaian perundingan di Swiss, Pezeshkian menyebut rudal menjadi faktor utama yang membuat Iran mampu bertahan dari tekanan militer Israel dan Amerika Serikat selama perang berlangsung.
Menurutnya, tanpa kemampuan pertahanan tersebut, Iran berpotensi mengalami nasib serupa seperti Gaza, Palestina.
“Jika rudal yang kami miliki untuk pertahanan tidak ada, Israel dan Amerika Serikat akan melumat Iran seperti Gaza, tanpa menunjukkan belas kasihan kepada yang tua maupun yang muda,” kata Pezeshkian dikutip Al-Arabiya.
Pernyataan itu sekaligus menjawab spekulasi mengenai kemungkinan Iran bersedia membahas program rudal balistik dalam rangkaian negosiasi yang dimediasi Pakistan.
Pezeshkian menegaskan bahwa isu pertahanan nasional merupakan garis merah yang tidak dapat ditawar.
“Kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan siapa pun, dalam keadaan apa pun, mengenai kemampuan pertahanan kami,” tegasnya.
Sikap keras Teheran muncul di tengah perkembangan baru dalam diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengkonfirmasi bahwa kesepakatan awal yang ditandatangani Amerika Serikat, Iran, dan para pihak mediator tidak mencantumkan program rudal balistik sebagai bagian dari poin perundingan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
