
ILUSTRASI Ekspor LNG. (ANTARA)
JawaPos.com – Memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, terutama meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Dampaknya mulai terasa pada berbagai komoditas energi, termasuk gas alam cair (LNG) yang mengalami kenaikan harga di pasar internasional.
Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan berharap perundingan antara Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan demi terciptanya perdamaian dan stabilitas di Asia Barat, dikutip dari ANTARA.
"Malaysia berharap agar perundingan yang sedang berlangsung di Swiss dapat mencapai kesepakatan demi perdamaian dan stabilitas di Asia Barat. Hal ini penting karena Malaysia dan negara-negara lain bergantung pada kawasan tersebut untuk memperoleh pasokan bahan mentah, termasuk pupuk, minyak, dan LNG," jelas Hasan di parlemen Malaysia, Selasa.
Dia menekankan dunia masih bergantung pada pasokan minyak mentah, dan bagi Malaysia, sebagian besar minyak mentah untuk diproses diimpor dari kawasan Teluk.
Ketika krisis terjadi akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Iran juga melakukan serangan balasan.
Salah satu dampak buruk pada awal konflik menurutnya adalah penutupan jalur perdagangan pelayaran di Selat Hormuz oleh Iran.
"Jalur tersebut merupakan rute strategis yang menangani seperlima pasokan minyak mentah global. Malaysia masih mengimpor pasokan dari kawasan tersebut, meskipun kita memiliki pasokan minyak dan diesel sendiri. Ketergantungan terhadap pasokan tersebut menyebabkan lonjakan harga minyak dan diesel di seluruh dunia, termasuk di Malaysia," jelas dia.
Malaysia sendiri bersyukur karena Amerika dan Iran sepakat menandatangani sebuah memorandum kesepahaman yang memuat 14 syarat, yang sebelumnya tidak disetujui oleh Amerika Serikat maupun Iran.
Pada perkembangannya, Amerika Serikat dan Iran telah sepakat untuk terlebih dahulu menandatangani nota kesepahaman (MoU), di mana kedua pihak saat ini sedang berunding dan akan memfinalisasi perjanjian akhir dalam jangka waktu maksimal 60 hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022