
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
JawaPos.com - Iran menegaskan tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan pada tingkat apa pun dalam beberapa hari ke depan. Iran menekankan bahwa prioritasnya adalah pelaksanaan nota kesepahaman mengenai penghentian perang.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran sekaligus juru bicara tim perunding, Esmaeil Baqaei, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah Iran saat ini berfokus memastikan pelaksanaan ketentuan dalam nota kesepahaman tersebut dan “secara serius mengejar pemenuhan tuntutannya, sebagaimana dilaporkan kantor berita pemerintah IRNA.
Baqaei mengatakan Amerika Serikat telah menerbitkan lisensi yang diperlukan berdasarkan Pasal 10 nota kesepahaman terkait penjualan minyak, dan Iran terus memantau pelaksanaannya.
Mengenai Pasal 11 yang mengatur pencairan aset Iran yang dibekukan, ia mengatakan proses implementasi juga sedang berlangsung. Delegasi ahli Iran dijadwalkan berangkat ke Doha pada akhir pekan ini untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
Baqaei menambahkan bahwa Iran belum memasuki tahap negosiasi mengenai kesepakatan final. Menurutnya, Pasal 13 nota kesepahaman mengatur bahwa pembicaraan mengenai perjanjian komprehensif hanya dapat dimulai setelah Pasal 1, 4, 5, 10, dan 11 diterapkan serta pelaksanaannya terus berlanjut.
Juru bicara tersebut juga membantah laporan mengenai kemungkinan pertemuan dengan pejabat senior AS di Doha selama kunjungan delegasi Iran. Menurutnya, jika ada kunjungan pejabat AS ke Qatar, hal itu tidak akan berkaitan dengan misi teknis Iran.
“Tidak akan ada pertemuan negosiasi dengan pihak Amerika pada tingkat apa pun dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Nota kesepahaman Islamabad yang terdiri atas 14 poin antara Iran dan Amerika Serikat mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump, setelah berminggu-minggu ketegangan di kawasan yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Baca Juga:Presiden Iran: Teheran Tetap Berkomitmen Terhadap MoU jika Washington Penuhi Kewajiban Kesepakatan
Berdasarkan nota kesepahaman tersebut, Pasal 1 mengatur gencatan senjata dan penghentian operasi militer, Pasal 4 membahas front Lebanon dan mengatur penarikan pasukan Israel, sementara Pasal 5 mengatur pelayaran sementara dan koordinasi keamanan di Selat Hormuz.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022