Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 02.14 WIB

Krisis Mental Awak USS Abraham Lincoln Memburuk, Ketegangan Pecah di Kapal

Ilustrasi USS Abraham Lincoln. (Military Times) - Image

Ilustrasi USS Abraham Lincoln. (Military Times)

JawaPos.com - Krisis kesehatan mental dilaporkan semakin memburuk di tengah awak USS Abraham Lincoln setelah kapal induk Amerika Serikat itu menjalani lebih dari 250 hari penugasan tanpa kembali ke pelabuhan selama lebih dari 200 hari.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran serius, mulai dari dugaan percobaan bunuh diri hingga ketegangan antara keluarga awak kapal dan pimpinan Angkatan Laut AS.

Kondisi di kapal yang membawa sekitar 5.000 pelaut dan Marinir itu kini menjadi perhatian anggota Kongres. Mereka menyoroti bukan hanya tekanan psikologis akibat penugasan panjang, tetapi juga persoalan kebutuhan dasar seperti makanan, air, sanitasi, hingga jam kerja yang sangat berat.

Laporan mengenai kondisi tersebut muncul ketika USS Abraham Lincoln masih menjalankan misi di kawasan Timur Tengah, setelah sebelumnya dikerahkan untuk bertugas di Laut China Selatan.

Kapal itu kemudian dialihkan menuju Timur Tengah menjelang serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Melansir Times of Israel, Senator AS Richard Blumenthal meminta Departemen Pertahanan memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dihadapi para awak USS Abraham Lincoln.

Dalam surat kepada Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Blumenthal menyoroti lamanya masa penugasan kapal tersebut. USS Abraham Lincoln disebut telah berada dalam penugasan selama lebih dari 250 hari dan tidak singgah ke daratan selama lebih dari 200 hari, yang disebut sebagai rekor untuk jumlah hari berturut-turut di laut.

Blumenthal juga mengungkap adanya laporan mengenai berbagai persoalan di kapal, termasuk kekurangan kebutuhan dasar, dugaan kontaminasi air, masalah saluran pembuangan, memburuknya kesehatan mental awak, serta persoalan keselamatan di geladak.

Kondisi tersebut menjadi semakin serius karena sejumlah awak kapal dilaporkan mengalami masalah kesehatan mental berat. Bahkan, muncul laporan mengenai upaya bunuh diri dan ancaman untuk melompat dari kapal.

Senator Ruben Gallego, yang juga pernah bertugas aktif di militer, menggambarkan kondisi tersebut sebagai tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore