Citra satelit Pulau Hengam di selatan Qeshm, Iran, 10 Agustus 2026, ditangkap oleh satelit Sentinel-2 Badan Antariksa Eropa (ESA). (ESA Sentinel-TankerTrackers).
JawaPos.com - Perang di kawasan Teluk mulai memicu dampak lingkungan serius setelah tumpahan minyak mencemari pesisir Iran dan Oman.
Di Iran, residu minyak mencapai Pulau Qeshm dan kawasan hutan bakau Hara, sementara di Oman tumpahan dari kapal tanker pengangkut minyak Rusia telah meluas hingga ribuan kilometer persegi dan mencapai garis pantai.
Dua insiden tersebut menjadi salah satu dampak lingkungan paling nyata dari meningkatnya konflik di kawasan Teluk.
Selain mengancam ekosistem laut, pencemaran ini juga membuka persoalan baru mengenai siapa yang harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan bagaimana pemulihannya dilakukan.
Di Iran, lapisan minyak berwarna gelap mulai terlihat di sejumlah pesisir Pulau Qeshm sejak awal pekan ini. Residu tersebut dilaporkan menyebar dari Pantai Soza hingga kawasan Shib Deraz dan hutan bakau Hara di dekat Desa Naqasheh.
Melansir Euronews, pejabat lingkungan Iran mengatakan sebagian besar tumpahan telah dibersihkan hingga Rabu (12/8) malam. Namun, pemantauan terhadap kawasan terdampak masih terus dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyebaran kembali.
Kementerian Luar Negeri Iran menyebut bukti awal mengarah kepada sebuah kapal kargo asing sebagai sumber pencemaran. Teheran juga menuntut kompensasi dari pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan persoalan lingkungan harus menjadi bagian dari pembahasan mengenai masa depan Selat Hormuz.
"Memulihkan ekosistem laut Selat Hormuz, Teluk Persia dan Laut Oman, dan mencegah polusi lebih lanjut, harus menjadi bagian dari pengaturan manajemen masa depan untuk Selat Hormuz," kata Baghaei.
Menurutnya, semua pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas pelayaran komersial di jalur tersebut memiliki kewajiban untuk ikut menangani kerusakan lingkungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022