
Presiden Donald Trump berjalan menuruni tangga saat berhenti untuk beralih ke Air Force One yang diberikan Qatar setelah partisipasinya dalam pertemuan puncak para pemimpin NATO di Turki di RAF Mildenhall di Suffolk, Inggris, pada 8 Juli. (Jonathan Ernst/Reuters)
JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan ingin mengadakan pertemuan langsung dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelum akhir tahun ini, dikutip dari ANTARA.
Trump, yang telah melakukan pendekatan diplomatik dengan Kim sejak awal pekan ini, juga mengatakan kepada wartawan bahwa Korut memiliki "57 senjata nuklir yang sangat kuat."
Pernyataan tersebut dia sampaikan saat dirinya juga tengah berusaha bernegosiasi dengan Iran terkait isu nuklir dan isu lainnya.
Baca Juga: Donald Trump secara Tegas, Mengancam Akan Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah Amerika Serikat
"Seharusnya hal itu jangan pernah dibiarkan terjadi. Jika saya seorang presiden [saat itu], saya tidak akan mengizinkannya, tetapi dia memilikinya," kata Trump, saat berbicara tentang pemimpin Korut tersebut dan persenjataan Pyongyang.
Trump mengatakan dia tidak bisa membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir, tetapi situasi yang melibatkan Kim "akan baik-baik saja" selama AS memiliki "presiden yang cerdas."
Ketika ditanya tentang kemungkinan bertemu dengan Kim pada akhir tahun 2026, Trump mengatakan, "Ya, saya akan bertemu," tanpa memberikan rincian, termasuk apakah dia telah berkirim surat dengan pemimpin Korut tersebut.
Baca Juga:Donald Trump Bantah Kondisi Kapal Induk USS Abraham Lincoln Memburuk, Wartawan CNN Kena Semprot
Korut telah lama ingin diakui sebagai negara bersenjata nuklir, dan menuntut status tersebut sebagai salah satu prasyarat untuk melanjutkan kembali perundingan dengan Washington.
Pada 2018, Trump menjadi presiden AS petahana pertama yang bertemu dengan pemimpin Korut itu ketika ia berjabat tangan dengan Kim di Singapura. Saat itu, kedua pemimpin sepakat bekerja sama untuk mengupayakan denuklirisasi total Semenanjung Korea.
Trump mengadakan dua pertemuan tatap muka lagi dengan Kim pada tahun berikutnya, tetapi kedua pihak akhirnya pulang dengan tangan kosong, dan Korut terus meningkatkan kemampuan rudal dan nuklirnya.
Baca Juga:Iran-Oman Sepakati Jalur Baru Hormuz, Trump Ancam Bom jika Kesepakatan Ganggu Negosiasi AS
Dalam konferensi pers terpisah pada Rabu sore di Gedung Putih, Trump menghindari pertanyaan tentang apakah tujuannya melanjutkan diplomasi dengan Korut masih untuk mendorong denuklirisasi negara tersebut.
Lembaga Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm meyakini bahwa Korut telah merakit sekitar 60 hulu ledak nuklir dan memiliki cukup bahan fisil untuk membuat sedikitnya 30 hulu ledak lagi.
Trump mengklaim bahwa Kim menyukai dirinya, dan hubungan persahabatan antara AS dan Korut akan menguntungkan seluruh dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
